Pengguna Nano Banana Indonesia Jadi yang Terbesar Kedua di Asia Pasifik

3 hours ago 1

Selular.id – Indonesia menjadi negara kedua dengan penggunaan Nano Banana (AI generatif pembuat gambar dari Google) se Asia Pasifik.

Hal ini karena belasan juta gambar dihasilkan dalam sehari di Indonesia melalui Nano Banana.

Communication Manager Google Indonesia Feliciana Wienathan mengatakan penggunaan AI Gemini di Indonesia sangat besar.

Indonesia bahkan menempati urutan kedua di Asia Pasifik sebagai negara yang menggunakan fitur AI Nano Banana terbanyak.

Selain itu, Felicia juga memaparkan data tahun lalu dari kuartal keempat, tercatat fitur AI Nano Banana dalam sehari dapat membuat 18 juta gambar.

“Satu fitur visual dari teks ke hasil gambar segitu minatnya, dan kita adalah negara kedua terbesar,” kata Feliciana, Jumat (27/2/2026).

Feliciana juga mengatakan Gemini sendiri tidak mempunyai target tertentu di tahun ini, namun Gemini berkomitmen untuk menjadikan asisten AI Gemini semakin powerful, personal, dan proaktif.

Tiga hal ini menjadi penting karena masyarakat akan terbantu sesuai minat, keinginan, ide, dan inspirasi mereka.

Google pun terus meluncurkan berbagai kecanggihan yang mumpuni untuk memudahkan keseharian, mulai dari fitur Deep Research untuk mempelajari informasi secara lebih mendalam dan terfokus, hingga Nano Banana yang membantu membuat gambar dengan cepat.

Baca juga:

Google baru-baru ini juga meluncurkan fitur baru Lyria 3 di Gemini.

Lyria 3 adalah fitur yang dapat membuat lagu dan musik.

Teknologi ini dapat menciptakan musik, instrumental, genre, hingga vokal hanya dengan perintah teks atau gambar dengan durasi 30 detik.

Penggunaan AI juga melibatkan data dari pengguna.

Menanggapi hal ini, Feliciana menyampaikan keamanan dan privasi pengguna menjadi nomor satu.

“Prinsip dasar dari seluruh produk Google terlepas dari Gemini adalah selalu safety by default dan private by design,” jelas Feliciana.

Artinya, Google juga memperhatikan keamanan secara alamiah.

Selain itu, sebelum membuat atau mendesain sesuatu, Google sudah memikirkan bagaimana keamanan privasinya dari awal.

“Hal ini juga kita pikirkan dari awal, bukan saat produknya sudah jadi baru kita pikirkan,” tegas Feliciana.

Selain itu, Feliciana juga menyampaikan tantangan yang ada saat ini adalah eksekusi dan kreativitas dalam memanfaatkan AI untuk solusi nyata di Indonesia.

Gemini sudah tersedia untuk developer dan punya kemampuan multimodal.

Namun di sini yang perlu diperhatikan adalah bagaimana masyarakat Indonesia bisa menggunakan dan memanfaatkan teknologi AI, khususnya Gemini, dengan baik dan benar.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi