Polisi: Ki Bedil Jual Senpi Ilegal Rp15-20 Juta Tingkat Akurasi Tinggi

4 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Bareskrim Polri menyebut ahli penjual senjata api (senpi) dan bahan peledak ilegal, Tatang Sutardin alias Ki Bedil sempat bekerja di pabrik senjata angin.

"Ki Bedil alias saudara TS ini sebelumnya pernah bekerja di industri senjata angin di Cipacing, Jawa Barat," ujar Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Arsya Khadafi, Senin (13/4).

Arsya mengatakan yang bersangkutan kemudian sempat terlibat dalam aksi penjualan senpi ilegal di wilayah Cipacing, Sumedang, Jawa Barat. Akan tetapi, kata dia, Ki Bedil berhasil melarikan diri saat hendak ditangkap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan pasca upaya penindakan itu, Ki Bedil menjadi sangat berhati-hati dan hanya menerima pesanan senpi ilegal dari saudaranya yakni Aep Saepudin.

"Dia menggunakan perantara AS, yang kemudian AS juga memperjualbelikan ini dengan menggunakan media sosial yang ada," jelasnya.

Arsya mengatakan pembeli yang sudah membayar biaya pembuatan senpi Ki Bedil akan menerimanya sesuai alamat yang diberikan.

Lebih lanjut, ia menyebut sosok Ki Bedil sudah terkenal di kalangan kriminal ataupun pemburu ilegal. Sebab, kata dia, senpi buatan Ki Bedil memiliki tingkat akurasi yang sangat baik.

"Ki Bedil ini adalah orang yang sudah cukup terkenal di kalangan para pelaku street crime dan juga pemburu ilegal, di mana hasil buatannya sangat baik, berfungsi dengan baik dan juga memiliki akurasi yang tinggi," tuturnya.

Ia menjelaskan senpi ilegal hasil rakitan Ki Bedil dijual dengan harga yang beragam tergantung dengan jenisnya. Untuk beberapa jenis yang rumit seperti jenis pistol itu diperjualbelikan dengan angka sekitar Rp15 sampai dengan Rp20 juta.

"Juga untuk senjata-senjata senapan laras panjang dengan tingkat akurasi 100 meter itu diperjualbelikan sekitar antara 15 sampai 20 juta," jelasnya.

Sebelumnya Satresmob Bareskrim Polri menangkap Tatang Sutardin alias Ki Bedil sosok penjual senjata api (senpi) dan bahan peledak ilegal yang sudah beraksi kurang lebih 20 tahun.

Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Arsya Khadafi mengatakan penangkapan Ki Bedil dilakukan di kawasan Rancaekek, Bandung, Jawa Barat, pada Senin (6/4) pekan lalu.

(tfq/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi