Prof Budu Beber Peran Strategis Perguruan Tinggi Muhammadiyah dalam Dakwah dan Kaderisasi Ideologis

4 hours ago 1
Prof Budu

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) kini bukan hanya berfungsi sebagai institusi akademik, melainkan juga sebagai media dakwah dan pusat kaderisasi ideologis yang sangat menentukan masa depan persyarikatan Muhammadiyah.

Hal ini ditegaskan oleh Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Prof. dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K)., M.M, dalam sesi penutup Pengajian Ramadan 1447 H PWM Sulsel pada Sabtu malam, 28 Februari 2026.

Prof Budu menegaskan bahwa PTMA harus menjadi pusat penyemaian ideologi Islam berkemajuan sekaligus laboratorium integrasi antara sains dan nilai-nilai tauhid dalam kehidupan nyata.

PTMA sebagai Agen Perubahan Berbasis Tauhid

Menurut Prof Budu, kekuatan utama PTMA terletak pada tauhid yang harus menjadi ruh pengelolaan institusi. Tauhid bukan semata doktrin teologis, melainkan fondasi tata kelola yang jujur, amanah, dan akuntabel. Ia menegaskan, "Tauhid bukan hanya dibaca atau diucapkan, tetapi harus diaktualisasi dalam amal saleh, termasuk dalam pengelolaan perguruan tinggi."

Prof Budu menambahkan bahwa penyimpangan tata kelola sering berakar pada lemahnya internalisasi nilai tauhid. Oleh karena itu, PTMA harus menjaga karakter sebagai kampus yang berintegritas dan mampu meng-counter kekerasan, amoralitas, serta penyimpangan yang marak di berbagai kampus.

Transformasi Sosial dan Penguatan Dakwah Intelektual

Lebih lanjut, Prof Budu memaparkan bahwa PTMA memiliki perangkat dakwah lengkap, mulai dari dakwah bil lisan, bil qalam, hingga bil hal yang diwujudkan melalui perkuliahan, pengajian, diskusi ilmiah, pengabdian masyarakat, kuliah kerja nyata, dan pelayanan kesehatan.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi