Jakarta, CNN Indonesia --
Penyerang Barcelona Raphinha menyebut kemenangan timnya dirampok wasit setelah gagal lolos ke babak semifinal Liga Champions usai kalah agregat 3-4 dari Atletico Madrid.
Dalam leg kedua perempat final yang berlangsung di Stadion Metropolitano, Rabu (15/4) dini hari WIB, Barcelona menang 2-1 atas Atletico. Kemenangan membuat Barcelona kalah agregat 3-4 dari Atletico.
Gagal ke semifinal Liga Champions membuat Raphinha frustrasi. Winger asal Brasil tersebut menyebut kemenangan Barcelona dirampok wasit Clement Turpin karena sejumlah keputusan kontroversialnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagi saya, itu dirampok," kata Raphinha kepada wartawan dikutip dari Daily Mail.
"Bukan hanya pertandingan ini, tetapi juga pertandingan lainnya. Wasitnya sangat buruk. Keputusan yang mereka buat sungguh luar biasa. Atletico melakukan banyak pelanggaran dan wasit tidak menunjukkan satu pun kartu kuning," ucap Raphinha menambahkan.
Sementara Barcelona kembali harus bermain dengan 10 orang dalam laga ini setelah Eric Garcia mendapatkan kartu merah langsung pada menit ke-79.
Kartu merah itu diberikan wasit Turpin lantaran menganggap Garcia sebagai pemain terakhir yang menjegal Alexander Sorloth yang dalam posisi memiliki peluang mencetak gol.
Sebelumnya, pada leg pertama di Camp Nou, Blaugrana juga bermain dengan 10 orang setelah Pau Cubarsi diusir dari lapangan.
Klub asal Catalunya ini kerap melontarkan keluhan dan protes dalam dua laga melawan Atletico, terutama dalam beberapa momen di mana mereka merasa layak mendapatkan penalti namun tidak diberikan wasit.
"Saya berharap saya bisa memahami ketakutan yang mereka rasakan melihat Barcelona menang," ujar Raphinha.
(sry/nva)
Add
as a preferred source on Google

6 hours ago
2














































