Jakarta -
Richard Lee memberikan reaksi usai sertifikat mualafnya dicabut oleh pendakwah Hanny Kristianto.
Hal itu terungkap lewat unggahan Instagram Hanny pada Minggu (3/5). Langkah itu dilakukan didasarkan pada kesalahan pribadi seperti maksiat atau kelalaian ibadah semata.
"Kami pernah mencabut sertifikat mualaf, bukan hanya sertifikat @dr.richard_lee," tulis Hanny.
"Kami lakukan bukan karena masih suka dugem, bukan karena masih maksiat atau berzinah, bukan juga karena sekian lama meninggalkan salat fardhu termasuk meninggalkan salat Jumat," lanjutnya.
Atas kejadian itu, Richard Lee langsung memberikan pendapatnya. Melalui unggahan yang dibagikan oleh admin, Richard lee mengaku menghargai keputusan tersebut. Pria yang dipenjara atas kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen dan UU Kesehatan mengenai produk kecantikan itu juga kini hanya ingin fokus menjalani hidup dan berbuat baik kepada orang lain.
"Kami menghargai setiap proses dan keputusan yang ada. Bagi kami, keyakinan adalah perjalanan pribadi antara manusia dan Tuhan, bukan sekadar label atau dokumen," tulisnya.
"Dr. Richard tetap fokus menjalani hidup dengan nilai yang baik, berbuat yang terbaik untuk orang lain, dan terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik. Terima kasih untuk semua yang tetap mendukung dengan bijak 🙏 By Admin," lanjutnya.
Diketahui sebelumnya, Richard Lee secara terbuka mengumumkan dirinya menjadi mualaf pada awal Maret 2025. Ia mengucap dua kalimat syahadat dibimbing oleh Ustaz Derry Sulaiman dan Ustaz Felix Siauw. Namun, ia mengaku telah mempelajari dan memeluk agama Islam secara privat sejak sekitar dua tahun sebelum pengumuman resmi tersebut.
(agn/agn)
Loading ...

9 hours ago
4

















































