FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Serangan yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran ternyata punya dampak besar ke beberapa sektor.
Salah satu yang terdampak dari serangan ini adalah dunia olahraga, khusus kompetisi Piala Dunia 2026 yang bakal berlangsung dalam waktu dekat.
Akibat dari serangan yang berlangsung Sabtu (28/2/2026) pagi ini, FIFA langsung yang memberi respon soal situasi dampaknya.
Khusus untuk situasi yang dihadapi oleh Iran mengingat negara ini jadi salah satu konstestan yang memastikan diri bakal berlaga di putaran final Piala Dunia 2026.
Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, menegaskan bahwa pihaknya belum akan memberikan komentar rinci terkait situasi terkini.
Dengan catatan penting akan terus memastikan perkembangan situasi yang dalam pantauannya.
“Kami akan memonitor perkembangan berbagai isu di seluruh dunia,”
“Fokus kami adalah memastikan Piala Dunia berlangsung aman dengan seluruh tim berpartisipasi,” katanya dalam pertemuan tahunan International Football Association Board (IFAB) di Cardiff, Wales seperti dilansir dari ESPN.
Komunikasi dengan Tiga Tuan Rumah
Dalam hal ini sebagai respon soal situasi tegang antar beberapa negara itu, FIFA juga sedang membuka komunikasi dengan tiga tuan rumah Piala Dunia 2026.
Tujuannya agar kompetisi sepakbola terakbar yang ada di muka bumi ini bisa berlangsung dengan baik dan tentunya dengan jaminan keamanan.
Situasi Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Sebelumnya, Timnas Iran dipastikan melaju ke putaran final Piala Dunia 2026 sebagai salah satu perwakilan dari Asia.
Di ajang Piala Dunia 2026 ini, Iran tergabung di Grup G Piala Dunia 2026 bersama Belgia, Selandia Baru, dan Mesir.

















































