Simak Ya, Ini Waktu yang Tepat untuk Pakai Mesin Cuci

3 hours ago 1

CNN Indonesia

Selasa, 13 Jan 2026 07:15 WIB

Jika tidak cermat dalam memilih waktu pengoperasian, penggunaan mesin cuci justru bisa memicu pembengkakan tagihan listrik bulanan. Ilustrasi mesin cuci. (Istockphoto/mediagfx)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Mesin cuci telah menjadi perangkat elektronik esensial bagi banyak rumah tangga untuk menghemat waktu dan tenaga. Namun, di balik kemudahannya, alat ini dikenal memiliki konsumsi daya listrik yang cukup besar.

Jika tidak cermat dalam memilih waktu pengoperasian, penggunaan mesin cuci justru bisa memicu pembengkakan tagihan listrik bulanan. Penghematan energi bukan hanya soal intensitas pemakaian, melainkan juga tentang kapan perangkat tersebut mulai dinyalakan.

Memilih waktu yang tepat dapat membantu menyeimbangkan beban listrik di rumah, terutama saat perangkat elektronik lain juga tengah aktif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir Southern Living, berikut adalah panduan mengenai waktu yang tepat dan waktu yang harus dihindari dalam menggunakan mesin cuci:

Hindari "Jam Sibuk" Elektronik di Sore dan Malam Hari

Becky Williamson dari Memphis Light, Gas & Water mengungkapkan bahwa perangkat rumah tangga umumnya mencapai puncak penggunaan pada sore hingga malam hari.

Kondisi ini diperparah selama bulan-bulan musim panas atau musim kemarau-khususnya antara Juni hingga September-di mana penggunaan AC meningkat drastis.

Oleh karena itu, para ahli menyarankan untuk tidak mengoperasikan mesin cuci pada periode sore hingga malam hari. Selain karena beban listrik rumah tangga sedang berada di titik puncak akibat TV, lampu, dan AC yang menyala bersamaan, penggunaan mesin cuci di waktu ini juga dianggap kurang efisien bagi lingkungan rumah.

Ahli kebersihan rumah sekaligus supervisor di Fantastic Services, Petya Holevich, secara spesifik menyarankan agar mesin cuci tidak digunakan antara pukul 16.00 hingga 21.00.

"Jika Anda menjemur pakaian di luar ruangan pada daerah dengan iklim dingin atau lembap di waktu tersebut, pakaian cenderung tidak akan kering sempurna dan berisiko menimbulkan aroma apek," jelas Holevich sebagaimana dikutip dari The Spruce.

Daya Mesin Pengering Jauh Lebih Boros

Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah penggunaan mesin pengering (dryer). Meskipun daya listrik mesin cuci sendiri tidak sebesar alat pendingin atau pemanas ruangan, mesin pengering mengonsumsi energi yang jauh lebih masif.

"Pengering pakaian menggunakan lebih banyak listrik serta menghasilkan kelembapan dan panas berlebih. Hal ini secara tidak langsung akan meningkatkan beban kerja AC untuk mendinginkan suhu di dalam rumah," tambah Williamson.

Pagi Hari: Waktu Paling Ideal untuk Mencuci

Banyak ahli bersepakat bahwa waktu terbaik untuk mencuci pakaian adalah pada pagi hari. Selain karena beban penggunaan listrik di rumah masih rendah, suhu udara di pagi hari biasanya lebih moderat dan tingkat kelembapan masih rendah.

Nathanly Vieira, seorang pakar kebersihan melalui Homes & Gardens, menyebutkan bahwa pukul 08.00 pagi adalah waktu paling optimal. Mencuci pada jam ini memungkinkan pakaian kering lebih cepat secara alami berkat sinar matahari yang terik, sehingga Anda tidak perlu lagi bergantung pada mesin pengering yang boros energi.

Opsi Mencuci di Larut Malam

Mencuci di malam hari, sekitar pukul 22.00, sebenarnya masih bisa menjadi alternatif jika Anda sangat sibuk di pagi hari. Namun, ada beberapa aspek sosial yang harus diperhatikan, salah satunya adalah potensi kebisingan mesin yang mungkin mengganggu kenyamanan tetangga atau anggota keluarga yang sedang beristirahat.

Mencuci pakaian memang bisa dilakukan kapan saja sesuai kebutuhan. Namun, jika prioritas Anda adalah menekan biaya listrik dan menjaga kualitas kebersihan pakaian, mengikuti saran para ahli untuk mencuci di pagi hari adalah pilihan yang paling bijak.

(wiw)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi