Sony Lepas Physint Hideo Kojima, Apa yang Terjadi?

8 hours ago 7

Keputusan Sony Interactive Entertainment (SIE) untuk meninggalkan Physint, proyek anction-espionage terbaru buatan Hideo Kojima dan Kojima Productions akhirnya terungkap. 

Laporan terbaru menyebutkan, alasan kenapa Sony lepas Kojima dan studio miliknya karena masalah budget, jadwal pengembangan, hingga potensi keuntungan yang didapat.

Baca Juga: Hasil MPL ID S18: Geek Fam Akhiri 7 Kekalahan Beruntun

Sejumlah sumber yang mengikuti proyek ambisius Hideo Kojima ini, Physint diketahui telah melewati beberapa target pengembangan dan diperkirakan akan menghabiskan biaya di atas budget, dan belum ada tanggal pasti kapan dirilis, sebagaimana dilaporkan Bloomberg, Sabtu (12/9/2026).

Sony sendiri belum mengonfirmasi secara langsung detail alasan tersebut benar atau tidak. Ketika mengumumkan keputusan untuk “putus” dari Hideo Kojima dan Kojima Production pada 10 September 2026, PlayStation hanya menyebut telah mengambil keputusan sulit untuk berhenti berkolaborasi untuk membuat Physint.

Terkait dengan hubungan personal kedua belah pihak, raksasa teknologi berbasis di Jepang tersebut menyatakan hubungan mereka tetap baik.

Physint Potensi Delay dan Bikin Bengkak Budget

Hideo Kojima dan PHYSINT kini bekerja sama dengan Xbox setelah PlayStation mundur dari proyek.Xbox akan menerbitkan PHYSINT setelah Sony Interactive Entertainment mengakhiri kolaborasi proyek tersebut dengan Kojima Productions. (Doc: Gamingbible)

Kojima pertama kali mengumumkan Physint pada Januari 2024, di mana ini merupakan proyek baru dan ambisius dari Kojima Production bersama SIE. Kala itu, kreator seri Metal Gear ini menyebutkan, Physint sebagai game action-espionage generasi baru yang akan mulai dikerjakan secara penuh setelah Death Stranding 2: On the Beach.

Proyek tersebut juga dirancang untuk mengaburkan batas antara game dan film dengan dukungan teknologi serta talenta dari berbagai bidang.

Namun menurut Bloomberg, perkembangannya kemudian menimbulkan kekhawatiran dari sisi bisnis. Proyek tersebut dilaporkan telah melewati sejumlah deadline dan berada di jalur untuk menghabiskan biaya jauh lebih besar dari rencana awal.

Masalahnya menjadi semakin signifikan karena Physint sendiri masih bertahun-tahun dari rilis. Sony disebut enggan terus menginvestasikan dana yang bisa mencapai ratusan juta dolar pada proyek dengan tingkat risiko sebesar itu.

Ada pula persoalan eksklusivitas. Bloomberg melaporkan Sony kurang tertarik membiayai proyek dalam skala besar apabila game tersebut pada akhirnya tidak tetap eksklusif untuk hardware PlayStation.

Konteks ini cukup penting. Dua game Death Stranding memang diterbitkan Sony untuk PlayStation, tetapi franchise tersebut dimiliki oleh Kojima Productions dan telah berkembang ke platform lain. Dalam pandangan Sony, investasi besar tanpa kontrol eksklusif jangka panjang dilaporkan ikut mengubah perhitungan bisnis Physint.

Performa Death Stranding Jadi Pertimbangan

Death Stranding 2

Laporan Bloomberg juga menyebut Death Stranding dan Death Stranding 2: On the Beach tidak mencapai ekspektasi revenue PlayStation. Namun bagian ini perlu dibedakan dari klaim bahwa kedua game tersebut merupakan kegagalan komersial.

Sony maupun Kojima Productions belum mengumumkan angka penjualan resmi Death Stranding 2. Alinea Analytics memperkirakan sekuelnya telah terjual sekitar 2,5 juta kopi di PS5 dan PC, tetapi angka tersebut merupakan estimasi perusahaan analisis pasar, bukan data resmi Sony.

Sebelum laporan Bloomberg muncul, CEO Kantan Games Serkan Toto juga berpendapat bahwa penurunan performa dari game pertama menuju sekuelnya mungkin telah membuat Sony lebih berhati-hati terhadap PHYSINT. Pernyataan tersebut tetap merupakan analisis, bukan konfirmasi tentang alasan keputusan perusahaan.

Physint Tetap Berlanjut Bersama Xbox

xbox

Keputusan Sony juga tidak berarti Physint dibatalkan sepenuhnya. Kojima mengungkap bahwa Kojima Productions menerima pemberitahuan dari PlayStation pada pertengahan Juni 2026 bahwa proyek tersebut akan dihentikan dari sisi kerja sama SIE.

Studio kemudian menghabiskan sekitar tiga bulan mencari partner baru sebelum akhirnya mencapai kesepakatan dengan Xbox.

Pada 10 September, Kojima Productions resmi mengonfirmasi Xbox sebagai partner baru PHYSINT. Studio menyatakan pengembangan tetap berjalan dan kerja sama tersebut sekaligus memperluas hubungan mereka dengan Xbox yang sebelumnya sudah terjalin melalui proyek horor OD.

Belum ada informasi resmi mengenai platform rilis ataupun jadwal peluncuran PHYSINT setelah pergantian partner tersebut.

Perpindahan Physint dari PlayStation ke Xbox pada akhirnya menjadi lebih dari sekadar perubahan publisher. Jika laporan Bloomberg akurat, keputusan Sony menunjukkan bagaimana skala biaya produksi game AAA, potensi keuntungan, serta nilai eksklusivitas semakin menjadi pertimbangan bahkan ketika sebuah proyek melibatkan kreator sekaliber Hideo Kojima.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi