Sosok Max Alexander, Desainer Termuda yang Cetak Sejarah di Paris Fashion Week

3 hours ago 3

Jakarta -

Max Alexander menjadi sorotan sebagai desainer termuda di dunia yang berhasil memamerkan karyanya di ajang fashion ternama Paris Fashion Week. Ia sendiri baru menginjak usia 10 tahun tahun.

Meski terhitung 'baru' tampil di Paris Fashion Week, siswa kelas empat sekolah dasar ini sebenarnya sudah lama menggeluti dunia mode. Ia mulai belajar menjahit dan merancang sejak berusia empat tahun.

Pada 3 Maret 2026 lalu, Max Alexander akhirnya memamerkan koleksi Max Alexander Women's Ready-to-Wear Fall/Winter 2026 di Palais Garnier, Paris.

Fashion show ini digelar hanya beberapa setelah Max Alexander merayakan ulang tahunnya yang ke-10, menjadikannya sebagai desainer termuda yang pernah menampilkan koleksi mode di Paris Fashion Week seperti dilaporkan sejumlah media, termasuk CBS LA dan Vogue France.


Koleksi yang ditampilkan Max Alexander sendiri terdiri atas 15 tampilan dan mengusung konsep sustainable fashion dengan inspirasi utama dari bunga.

"Sekitar 90 persen koleksi ini dibuat dari bahan berkelanjutan dan terinspirasi dari bunga," ungkap Alexander kepada People, dikutip Kamis (12/3).

Ia mengungkapkan bahwa sebagian besar bahan dari pakaian kreasinya berasal dari bahan yang didaur ulang atau dimanfaatkan kembali. Bahan-bahan itu mulai dari deadstock, bahan surplus, hingga tas daur ulang dan kain yang mudah diolah kembali.

Lebih lanjut, Max Alexander menjelaskan bahwa proses pengerjaan koleksi ini tidak instan. Ia membutuhkan waktu sekitar setengah tahun sebelum akhirnya bisa dipamerkan di Paris Fashion Week.

Max Alexander.Desain Max Alexander/ Foto: Instagram/@couture.to.the.max

"Seluruh koleksi ready-to-wear ini membutuhkan waktu sekitar setengah tahun untuk diselesaikan," jelas Max Alexander.

Selain bahan daur ulang, beberapa busana pada koleksi itu juga dibuat dari bahan unik yang dimodifikasi kembali. Salah satunya adalah gaun korset yang dibuat dari parasut militer Prancis, hingga saree vintage yang didesain ulang menjadi busana baru.

Max Alexander sendiri sebelumnya telah mencuri perhatian sejak debut di New York Fashion Week 2024. Kala itu, ia masih berusia delapan tahun. Melihat koleksinya kini tampil di Paris Fashion Week, desainer muda itu punya rasa kebanggaan tersendiri.

"Aku senang bisa menunjukkan desainku kepada dunia, dan mungkin bisa mendorong orang-orang untuk berpikir tentang menggunakan kembali sebuah barang, serta tidak terlalu banyak membeli fast fashion," pungkasnya.

(asw)

Loading ...

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi