Mayapada Hospital | CNN Indonesia
Minggu, 26 Apr 2026 21:36 WIB
Ilustrasi. (Foto: Istockphoto/sudok1)
Jakarta, CNN Indonesia --
Sebagai salah satu penyakit yang memerlukan diagnosis dan tatalaksana yang tepat, kanker membutuhkan teknologi pencitraan medis yang lebih canggih, seperti teknologi kedokteran nuklir PET CT Scan dan SPECT CT Scan yang segera dihadirkan Mayapada Hospital Jakarta Selatan, yang mampu mendeteksi sel kanker dengan presisi lebih tinggi dibandingkan pemeriksaan konvensional.
Untuk diketahui, keberadaan teknologi ini masih terbatas di beberapa rumah sakit. PET CT Scan (Positron Emission Tomography - Computed Tomography) dan SPECT CT Scan (Single Photon Emission Computed Tomography - Computed Tomography) merupakan teknologi pencitraan berbasis nuklir yang akan menampilkan struktur organ, juga mendeteksi aktivitas sel kanker dalam tubuh.
Pemeriksaan ini menggunakan penanda radioaktif untuk menelusuri aktivitas sel dan jaringan di dalam tubuh, sehingga area penyakit dapat terlihat lebih jelas. dr. Lim Andreas, Sp.KN di Mayapada Hospital Jakarta Selatan mengatakan, hasil penggunaan peralatan ini kemudian menjadi dasar untuk menyusun rencana penanganan yang lebih tepat dan personal bagi setiap pasien.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan pemeriksaan ini, dokter tidak hanya dapat melihat seberapa aktif penyakit, tetapi juga menilai penyebaran kanker (metastasis), menentukan stadium, serta mengevaluasi respons terapi," kata dr. Lim.
Selain diagnosis awal, PET CT Scan dan SPECT CT Scan juga berperan penting selama pasien menjalani pengobatan, terutama untuk memantau respons terapi.
"PET CT Scan berfokus menilai aktivitas metabolisme sel, termasuk mendeteksi sel kanker yang aktif dan memantau penyebarannya. Sementara itu, SPECT CT Scan menilai fungsi organ dan membedakan jaringan normal dan abnormal untuk membantu diagnosis dan merencanakan terapi secara lebih akurat," tambah dr. Lim Andreas.
Berdasarkan manfaatnya, pencitraan biasanya dilakukan pada pasien dengan kecurigaan kanker, pasien yang telah menjalani terapi dan dicurigai mengalami kekambuhan, atau pasien yang memerlukan pemetaan penyakit sebelum atau sesudah pengobatan. Dengan demikian, terapi dapat direncanakan lebih terarah dan sesuai karakteristik biologis penyakit.
Lebih lanjut, dr. Yustia Tuti, Sp.KN di Mayapada Hospital Jakarta Selatan, menjelaskan pemeriksaan ini menggunakan zat radioaktif dalam dosis rendah (low radiation) yang diawasi sesuai standar protokol keselamatan radiasi.
"Dosis radiasi yang diberikan sangat rendah dan akan dikeluarkan secara alami dari tubuh dalam beberapa jam. Teknologi ini mampu menghasilkan gambar dengan resolusi yang lebih tajam sehingga memberikan tingkat akurasi diagnostik lebih baik dibandingkan dengan pemeriksaan konvensional. Karena itu, manfaat dari pemeriksaan ini jauh lebih besar dibandingkan dengan risikonya," ujar dr. Yustia.
Guna mendukung diagnosis kanker yang lebih cepat dan akurat, Mayapada Hospital Jakarta Selatan akan segera menghadirkan layanan PET CT Scan dan SPECT CT Scan. Layanan ini terintegrasi dengan Oncology Center yang menghadirkan penanganan tumor dan kanker secara komprehensif melalui kolaborasi tim multidisiplin dari berbagai subspesialisasi, sehingga pasien mendapatkan pengobatan yang tepat dan terarah.
Selama proses perawatan, Tumor Board aktif menyusun rencana perawatan yang tepat bagi pasien, sementara Patient Navigator berperan mendampingi pasien dalam memahami setiap tahap layanan, mulai dari skrining, evaluasi hasil, hingga penyusunan rencana terapi.
Pendampingan ini merupakan bagian dari Comprehensive Cancer Care, sehingga perawatan pasien berjalan lebih nyaman, personal, dan berkualitas.
Bagi Anda yang membutuhkan layanan deteksi dini atau evaluasi kanker secara menyeluruh dengan PET CT Scan dan SPECT CT Scan, dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis kedokteran nuklir di Mayapada Hospital. Informasi dan pendaftaran dapat diperoleh melalui Call Center 150770 atau aplikasi MyCare.
Informasi seputar kesehatan dari dokter Mayapada Hospital dapat diakses melalui aplikasi MyCare pada fitur Health Articles & Tips. Selain itu, Anda dapat memantau kebugaran tubuh melalui fitur Personal Health untuk menghitung detak jantung, langkah kaki, kalori terbakar, dan Body Mass Index (BMI).
(rea/rir)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
3
















































