Vinyl Langka Glenn Danzig Terjual Rp168 Juta, Hanya Ada 25 Copy di Dunia

9 hours ago 5

Jakarta -

Single vinyl pertama milik musisi rock Glenn Danzig kembali menjadi buruan kolektor musik dunia.

Salah satu salinan langka dari rilisan tersebut baru saja terjual dengan harga fantastis, mencapai US$10 ribu atau sekitar Rp168 juta di marketplace musik Discogs.

Penjualan tersebut menjadikannya sebagai salah satu rilisan rekaman paling mahal yang terjual di Discogs dalam sebulan terakhir.

Vinyl yang dimaksud adalah single solo pertama Glenn Danzig berjudul Who Killed Marilyn?, yang pertama kali dirilis pada tahun 1981.


Pada sisi B, rekaman tujuh inci ini juga memuat lagu Spook City USA dari band punk legendaris Misfits, yang sebelumnya menjadi tempat Danzig berkarier.

Discogs mengungkapkan bahwa rilisan awal dari single tersebut hanya diproduksi sekitar 5.000 kopi, yang kini sudah sangat sulit ditemukan. Bahkan, rata-rata harga pasarnya saat ini berada di kisaran US$500 atau Rp8,4 juta.

Namun yang terjual seharga US$10 ribu atau Rp168 juta merupakan versi yang jauh lebih langka.

Pada tahun 1983, single tersebut kembali dicetak ulang dengan dua versi berbeda. Salah satu versi dibuat dalam vinyl berwarna ungu dengan jumlah sekitar 500 kopi.

Sementara versi paling langka diproduksi dalam vinyl ungu-hitam dengan jumlah sangat terbatas, hanya 25 kopi di dunia.

Salinan yang baru terjual di Discogs pada Februari lalu diyakini berasal dari koleksi pribadi. Penjual mengklaim bahwa ia menerima langsung vinyl tersebut dari Glenn Danzig pada tahun 1983.

Menurut data Discogs, ini juga menjadi pertama kalinya versi vinyl ungu-hitam tersebut terjual melalui platform mereka.

Saat ini, setidaknya terdapat 14 salinan vinyl versi ungu-hitam yang masih tercatat dalam daftar koleksi di Discogs, menandakan betapa langkanya rilisan tersebut di kalangan kolektor.

Selain rilisan Danzig, beberapa rekaman lain yang juga masuk daftar penjualan termahal bulan lalu di Discogs antara lain:

  • I Wanna Be Your Man milik The Rolling Stones - terjual sekitar US$6.400 atau Rp108 juta.
  • Love Can't Be Modernized dari The Trips - sekitar $4.333 atau Rp73 juta.
  • Hovas Vittne milik ABBA - sekitar $4.117 atau Rp69 juta.
  • Album Ænima dari Tool - sekitar $4.000 atau Rp67 juta.

Di tengah kabar vinyl langkanya kembali menjadi incaran kolektor, Glenn Danzig juga dijadwalkan tampil di festival rock besar Louder Than Life di Amerika Serikat pada musim gugur mendatang.

Festival tersebut akan menghadirkan deretan band besar seperti My Chemical Romance, Iron Maiden, Tool, hingga Limp Bizkit.

Kisah penjualan vinyl langka ini sekali lagi menunjukkan bahwa rilisan fisik musik klasik masih memiliki nilai koleksi yang sangat tinggi, terutama bagi para penggemar dan kolektor musik dunia.

(ikh/ikh)

Loading ...

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi