Mahasiswa UI sedang menjalani sidang terbuka. (Istimewa)
FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). Sebanyak 16 mahasiswa yang diduga terlibat dalam kasus pelecehan seksual di media sosial dihadirkan dalam sebuah forum terbuka di hadapan seluruh mahasiswa dan jajaran dekanat. Aksi yang berlangsung secara langsung dan direkam lalu tersebar luas di jagat maya tersebut menjadi sorotan publik.
Dalam momen yang penuh ketegangan itu, para terduga pelaku diminta untuk melakukan klarifikasi sekaligus dikonfrontasi langsung oleh rekan-rekan mahasiswanya.
Kedatangan 16 mahasiswa tersebut awalnya disambut dengan riuh rendah. Suara sorakan menggema, bahkan beberapa mahasiswa tampak berupaya mendekati para terduga pelaku hingga akhirnya sejumlah petugas keamanan kampus bergerak cepat untuk meredakan situasi dan mengamankan lokasi.
Setelah kondisi mulai kondusif, satu per satu terduga pelaku maju menyampaikan klarifikasi serta permintaan maaf. Sosok yang paling menyita perhatian adalah Muhammad Kevin Ardiansyah, mantan Ketua Angkatan 2023 FH UI.
Dengan suara lirih, Kevin mengucapkan penyesalannya di hadapan para mahasiswa yang hadir. "Saya Kevin dari angkatan 2023 ingin memohon maaf dengan tulus dan sebesar-besarnya kepada para korban serta seluruh pihak yang merasa tersinggung, direndahkan akibat setiap perkataan, tindakan, percakapan, inisiasi, ataupun segala hal yang pernah saya lakukan," tuturnya dalam sidang yang digelar belum lama ini.
Ia melanjutkan, "Saya sangat menyesali semua itu dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa. Tentu saya siap bertanggung jawab dan menjalani segala konsekuensi yang akan ditetapkan."














































