Aceh, CNN Indonesia --
Warga di 13 desa yang berada di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, kembali mengungsi setelah permukiman mereka diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Krueng Meureudu pada Rabu (8/4) malam.
Warga di dua kecamatan itu telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Ketinggian air dilaporkan mencapai hingga 1,5 meter.
Bupati Pidie Jaya, Sibral Malaysi, mengatakan seluruh warga di sekitar aliran Sungai Krueng Meureudu telah mengungsi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seluruh masyarakat yang berada di Sungai Krueng Meureudu semua mengungsi ke tempat lebih aman," ujar Sibral kepada wartawan, Kamis (9/4) dini hari.
Ia menjelaskan bahwa tanggul sungai jebol akibat meningkatnya debit air setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras. Selain itu, kondisi tanggul yang sebagian materialnya berasal dari lumpur pascabencana akhir 2025 membuatnya tidak mampu menahan derasnya arus sungai.
"Tanggulnya sudah kita buat, tetapi semua jebol dan merendam permukiman penduduk dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter," katanya.
Banjir juga menggenangi jalan lintas nasional Medan-Banda Aceh, tepatnya di Desa Meunasah Krueng, Kecamatan Meureudu. Untuk sementara waktu, kendaraan roda dua maupun roda empat belum dapat melintas di jalur tersebut.
Sibral juga meminta Presiden Prabowo Subianto, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Satgas PRR untuk segera melakukan penanganan terhadap kondisi Sungai Krueng Meureudu yang rusak sejak banjir besar pada akhir 2025 lalu.
Menurutnya sungai tersebut melintasi Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua, sehingga berpotensi meluap setiap kali terjadi hujan deras dan kembali merendam permukiman warga.
"Kami meminta BNPB, satgas bencana, dan Presiden untuk segera melakukan penanganan Sungai Krueng Meureudu. Ini sangat mendesak," tegasnya.
Saat ini pihaknya masih bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air jika hujan kembali turun.
(dra/isn)
Add
as a preferred source on Google

9 hours ago
2













































