Waspada! BPOM Temukan Takjil yang Bisa Rusak Ginjal, Begini Ciri-cirinya

4 hours ago 1

Waspada! BPOM Temukan Takjil yang Bisa Rusak Ginjal, Begini Ciri-cirinya

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali menemukan takjil dengan bahan berbahaya di tengah maraknya pasar musiman Ramadan.

BPOM menemukan indikasi takjil dengan kandungan zat berbahaya saat melakukan uji kelayakan di pasar takjil musiman Kota Kediri, Jawa Timur pada Senin (23/2).

Setelah menguji kurang lebih 56 sampel di laboratorium keliling, petugas mendapati adanya kerupuk yang terindikasi mengandung Rhodamin B. Zat ini merupakan pewarna sintetis yang dilarang untuk digunakan dalam makanan dan lebih lazim digunakan di industri tekstil.

Rhodamin B juga merupakan zat toksik dan karsinogenik alias zat yang berpotensi jadi penyebab kanker.


Paparan Rhodamin B dalam jangka panjang bisa menyebabkan gangguan fungsi hati dan ginjal, serta bisa menimbulkan iritasi pada kulit dan saluran pernapasan.

Kepala BPOM Taruna Ikrar kemudian mengingatkan para pelaku usaha untuk senantiasa mematuhi standar keamanan pangan, terutama selama bulan Ramadan ketika permintaan takjil meningkat pesat.

Taruna juga menegaskan bahwa penggunaan pewarna atau bahan tambahan yang tidak diperuntukkan untuk pangan merupakan pelanggaran serius karena bisa membahayakan kesehatan masyarakat.

BPOM kemudian mengimbau masyarakat untuk lebih selektif saat membeli takjil. Konsumen juga diminta memastikan produk yang dibeli tidak mengandung bahan kimia berbahaya, pengawet ilegal, hingga pewarna tekstil.

Ciri-ciri Takjil Berbahaya

BPOM mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap takjil yang diduga mengandung zat berbahaya seperti formalin, boraks, hingga pewarna Rhodamin B dan Methanil Yellow. Beberapa tanda yang bisa dikenali antara lain:

1. Warna terlalu mencolok, terutama warna merah dan tampak tidak merata.

2. Tekstur sangat kenyal atau tidak lengket secara tidak wajar.

3. Tidak basi meski disimpan selama satu hingga dua hari.

4. Tidak dihinggapi lalat.

Produk takjil seperti mi, tahu, aneka gorengan, dan es dengan warna mencolok menjadi produk yang harus memerlukan perhatian lebih.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi