XLSmart Dedikasikan Spektrum Pasca-Merger Guna Dorong Kualitas Jaringan 5G

6 hours ago 2

Selular.ID – Langkah strategis mendedikasikan spektrum frekuensi radio pasca-merger menjadi kunci utama operator telekomunikasi dalam mempercepat digitalisasi nasional di Indonesia.

Upaya konsolidasi ini secara langsung menjawab tantangan keterbatasan kualitas jaringan dan pengalaman digital publik yang sebelumnya dinilai masih tertinggal dibandingkan dengan sejumlah negara berkembang lainnya.

Shurish Subbramaniam, Direktur & CTO XLSmart memaparkan bahwa proses integrasi infrastruktur pasca-merger yang berjalan selama hampir satu setengah tahun terakhir ini menunjukkan perkembangan yang sangat positif.

Menurutnya, satu-satunya cara efektif untuk mendigitalisasi suatu negara secara masif adalah dengan mendedikasikan aset vital berupa spektrum frekuensi langsung kepada publik.

Dalam proses transisi dan penataan aset ini, manajemen memastikan pemanfaatan teknologi generasi keempat (4G LTE) tetap berada dalam kondisi kapasitas yang aman dan nyaman bagi pengguna eksis.

“Setelah pemenuhan kapasitas tersebut terpenuhi, alokasi spektrum frekuensi yang memadai langsung difokuskan secara khusus untuk menggelar layanan konektivitas generasi kelima (5G).”ujar Shurish dalam Bincang Eksekutif, kepada Selular, (08/07/26).

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Langkah alokasi spektrum khusus ini dinilai sangat krusial mengingat karakteristik teknologi 5G membutuhkan stabilitas pengalaman tanpa putus.

Karakteristik pemanfaatan aplikasi digital modern saat ini menuntut pemenuhan spesifikasi teknologi tingkat tinggi yang hanya bisa diakomodasi secara optimal melalui ketersediaan spektrum pita lebar yang luas dan andal.

Sebelum gelombang merger dan penataan ulang infrastruktur ini terealisasi, indeks digitalisasi serta peringkat pengalaman pengguna di Indonesia kerap berada di posisi bawah.

Posisi daya saing digital tanah air tercatat sering kalah bersaing dengan negara-negara seperti Sri Lanka maupun Kolombia akibat keterbatasan ruang pita lebar yang dimiliki oleh masing-masing operator secara terpisah.

“Melalui perluasan aset spektrum pasca-merger, optimalisasi jaringan kini dapat dilakukan secara menyeluruh guna menghindari area tanpa sinyal,”ujar Shurish.

Ketersediaan ruang frekuensi yang lebih sehat ini memicu peningkatan kecepatan transfer data secara signifikan, yang berdampak langsung pada kenaikan peringkat daya saing digital Indonesia di kancah internasional.

Ke depan, manajemen XL Axiata berkomitmen untuk terus mematangkan peta jalan perluasan jaringan berbasis spektrum gabungan ini di berbagai wilayah strategis.

Baca Juga:XLSmart Future Ready Wujudkan Kesetaraan Gender di Sektor Teknologi

Keberhasilan lompatan performa infrastruktur telekomunikasi ini diharapkan mampu mengamankan kebutuhan jangka panjang ekosistem digital nasional, sekaligus menjadi motor penggerak utama pertumbuhan berbagai sektor industri berbasis teknologi pintar.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi