YouTube Music Batasi Akses Lirik Gratis, Kini Harus Bayar

12 hours ago 3

Selular.ID – YouTube Music, layanan streaming musik dari Alphabet Inc. melalui Google, mulai membatasi akses fitur lirik lagu untuk pengguna tanpa berlangganan Premium mulai Februari 2026.

Perubahan ini menempatkan tampilan lirik lagu di balik paywall (akses berbayar) setelah pengguna gratis melihat sejumlah terbatas lirik, dan kini hanya pelanggan YouTube Music Premium atau YouTube Premium yang dapat mengakses lirik secara penuh.

Perubahan yang sebelumnya diuji di beberapa wilayah kini dilaporkan mulai rollout secara global, di mana pengguna dengan akun gratis akan mendapatkan sejumlah tampilan lirik gratis untuk lagu sebelum mereka diminta mendaftar langganan Premium agar dapat melihat lirik secara lengkap pada lagu berikutnya.

Setelah kuota gratis habis, sisa lirik akan ditampilkan sebagian dan bagian yang lain diburamkan (blur) dengan pesan yang mendorong pengguna untuk “Unlock lyrics with Premium”.

YouTube Music, yang merupakan bagian dari ekosistem YouTube, selama ini menyediakan lirik lagu sebagai salah satu fitur yang dapat diakses oleh seluruh pengguna tanpa biaya tambahan.

Kini perubahan ini menempatkan akses lirik penuh sebagai bagian dari manfaat langganan berbayar, sejalan dengan strategi monetisasi yang lebih luas oleh Google untuk mendorong peningkatan jumlah pelanggan berbayar YouTube Music Premium dan YouTube Premium.

Bagi pengguna yang belum berlangganan, pembatasan ini berarti pengalaman mendengarkan musik akan berubah, terutama bagi mereka yang sering menggunakan fitur lirik untuk mengikuti lagu atau memahami lirik dalam bahasa asing.

Akses awal hingga lima lirik lagu secara gratis diberikan sebelum paywall secara penuh diberlakukan. Setelah batas gratis ini tercapai, hanya baris pertama atau beberapa baris awal yang tetap terlihat, sementara sisanya tidak dapat diakses tanpa berlangganan.

YouTube Music Premium sendiri merupakan layanan berlangganan berbayar yang menyediakan sejumlah fitur tambahan, seperti pemutaran bebas iklan, pemutaran latar belakang (background play), kemampuan mengunduh lagu untuk diputar offline, serta fitur AI seperti Ask Music, yang membantu membuat playlist berdasarkan teks atau permintaan musikal. Akses lirik lengkap kini menjadi bagian dari paket langganan ini.

Di sisi lain, Alphabet melalui laporan keuangan terbaru mengungkapkan bahwa YouTube dan layanan terkait telah mencapai lebih dari 325 juta pelanggan berbayar di berbagai layanan konsumen, termasuk YouTube Premium dan YouTube Music Premium, yang menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan pendapatan langganan perusahaan.

Perubahan ini tidak hanya berdampak pada fitur lirik saja, tetapi juga memperlihatkan arah perkembangan strategi layanan berlangganan Google. Sebelumnya, YouTube juga telah meningkatkan penegakan eksklusivitas fitur latar belakang (background playback) bagi pengguna free-tier dengan memblokir cara-cara yang sebelumnya memungkinkan pemutaran latar belakang tanpa berlangganan di aplikasi atau melalui peramban pihak ketiga.

Akses penuh lirik lagu merupakan fitur yang lama dianggap sebagai bagian dasar layanan musik oleh banyak pengguna. Perubahan terhadap fitur ini terjadi setelah YouTube dalam beberapa bulan terakhir melakukan uji coba paywall lirik di berbagai wilayah global, yang menunjukkan niat perusahaan untuk memperluas ruang fitur berbayar dalam layanan streaming musiknya.

YouTube Music Premium ditawarkan sebagai layanan langganan terpisah atau dikombinasikan dengan YouTube Premium, yang menyediakan manfaat tambahan termasuk bebas iklan di seluruh konten YouTube bukan hanya musik. Struktur harga langganan bervariasi menurut wilayah, biasanya dengan paket individual, keluarga, maupun opsi pelajar.

Perubahan ini diperkirakan akan mendorong lebih banyak pengguna mempertimbangkan langganan berbayar untuk mempertahankan pengalaman fitur lengkap di YouTube Music, terutama bagi mereka yang bergantung pada lirik secara rutin dalam aktivitas mendengarkan musik mereka.

Implikasi ke depan, perubahan ini mencerminkan tren di industri streaming music dalam menyeimbangkan antara akses gratis dan mendorong langganan berbayar untuk fitur berguna.

YouTube Music kini lebih jelas memisahkan fitur dasar yang gratis dan fitur lanjutan yang eksklusif bagi pelanggan Premium, menempatkan lirik sebagai bagian dari nilai tambah yang diharapkan meningkatkan retensi dan akuisisi pengguna berbayar.

Baca Juga: Indonesia Peringkat 10 Besar Dunia untuk Subscriber Kanal AI Slop di YouTube

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi