CNN Indonesia
Senin, 09 Feb 2026 19:00 WIB
Ilustrasi. Beberapa negara Eropa diberi predikat negara paling sepi turis. Negara-negara ini cocok buat kamu yang ingin jelajah Eropa tanpa harus berdesakan dengan turis lain. (Camilla Anindita)
Jakarta, CNN Indonesia --
Salah satu benua yang paling banyak dikunjungi oleh pelancong dunia adalah Eropa. Namun buat kamu yang ingin liburan yang tenang tapi masih tetap di Eropa, ada beberapa negara yang direkomendasikan. Berikut negara Eropa yang paling sepi turis.
Terletak di belahan bumi utara, Eropa adalah tempat lahirnya peradaban Barat, sehingga dari segi sejarah, arsitektur dan kebudayaannya sangat beragam. Tiap negara memiliki daya pikatnya masing-masing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tengok saja negara yang menjadi primadona di sana misalnya, Italia dengan kota Roma dan Prancis dengan Paris dan Menara Eiffel-nya. Keduanya jadi magnet wisatawan dengan destinasi wisata yang tak pernah sepi turis.
Tak sedikit negara Eropa yang bahkan menghadapi overtourism atau kelebihan wisatawan. Buat yang menyukai liburan yang intim dan tenang, tentu saja ini kurang cocok.
Akan tetapi, tidak semua negara ramai turis. Beberapa di antaranya ini bahkan dinobatkan sebagai negara paling sedikit turis di Eropa. Melansir Time Out, berdasarkan data dari Eurostats, terungkap daftar negara-negara yang paling sedikit dikunjungi di Eropa. Dalam menentukan peringkatnya, mereka menggunakan data statistik dari jumlah pemesanan akomodasi turis di setiap negara Eropa.
Mereka mengungkap di urutan pertama negara Eropa yang paling sepi turis adalah Liechtenstein. Negara mungil ini lokasinya di antara Austria dan Swiss, membuatnya memiliki keindahan alam yang luar biasa.
Ibu kota Vaduz merupakan rumah bagi kastil yang ikonik dengan pemandangan Lembah Rhine. Pesona Liechtenstein juga tak luput dari pegunungan Alpen yang memukau.Tak heran kalau turis dari negara tetangganya sering liburan singkat di Liechtenstein.
Akan tetapi, ini poin utamanya. Kebanyakan turis yang datang ke Liechtenstein lebih sering menghabiskan waktu satu malam saja jadi, tak banyak turis yang menetap lama di sini. Pada 2024, hanya tercatat 228.579 malam yang dihabiskan oleh wisatawan dari seluruh akomodasi di negara itu.
Posisi kedua adalah Makedonia Utara. Negara ini memiliki gabungan budaya kekaisaran Ottoman dan Romawi. Namun Makedonia jarang dilirik wisatawan, padahal salah satu kotanya yaitu Ohrid sudah diakui oleh UNESCO.
Ibu kota Skopje menjadi daya tariknya, dengan ratusan patung menghuni titik-titik di seisi kota. Pada 2024, Skopje menghitung total pemesanan sebanyak 2 juta malam dari seluruh akomodasi di negara tersebut.
Sementara di urutan perunggu, Luksemburg mengambil tempat sebagai negara Eropa ketiga yang paling sedikit dikunjungi turis. Dihimpit oleh Prancis, Jerman dan Belgia.
Ilustrasi. Salah satu destinasi wisata di Luksemburg. Luksemburg masuk dalam daftar negara di Eropa yang paling sepi turis versi Eurostats. (iStockphoto/kruwt)
Meskipun negara ini menggratiskan seluruh transportasi umum di sana, tetapi tak banyak yang mengunjungi Luksemburg. Negara ini mencatat ada 3,6 juta malam yang dihabiskan oleh wisatawan pada 2024.
- Liechtenstein
- Makedonia Utara
- Luksemburg
- Latvia
- Montenegro
- Estonia
- Albania
- Lithuania
- Malta
- Serbia.
(ana/els)

12 hours ago
2











































