30 Ribu Calon Manajer Kopdes Bakal Dilatih 2 Bulan Sebelum Bertugas

4 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 30 ribu calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) akan menjalani pelatihan manajerial dan perkoperasian sekitar dua bulan sebelum resmi bertugas di lapangan.

Hal ini diungkap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam unggahan di akun Instagram resminya terkait perkembangan rekrutmen nasional program tersebut.

"Selepas pendaftaran, para pelamar akan diseleksi untuk selanjutnya akan mengikuti pelatihan manajerial dan perkoperasian selama sekitar 2 bulan untuk berikutnya akan resmi menjadi manajer koperasi," tulis Teddy, Selasa (21/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyampaikan hal itu usai menerima Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Senin (20/4). Dalam pertemuan tersebut, dibahas perkembangan rekrutmen nasional yang masih berlangsung sejak 15 hingga 24 April 2026.

"Dalam pertemuan tersebut dibahas perkembangan pembukaan rekrutmen atau pendaftaran nasional untuk 30 ribu Manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih yang sedang dilaksanakan sejak 15 sampai dengan 24 April 2026 ini," tulisnya.

Menurut Teddy, rekrutmen ini bertujuan menyiapkan manajer yang akan mengelola koperasi desa sekaligus memimpin tenaga kerja yang berasal dari masyarakat setempat.

"Rekrutmen tersebut bertujuan untuk memilih manajer yang akan mengelola unit koperasi desa yang nantinya akan memimpin pegawai koperasi lainnya yang berasal dari warga desa," ujarnya.

Ia juga menyebut setiap koperasi diproyeksikan memiliki satu manajer dan minimal 10 pekerja. Dengan rencana pembangunan hingga puluhan ribu koperasi, program ini berpotensi menyerap ratusan ribu tenaga kerja baru.

"Bila satu koperasi terdiri dari satu manajer dan minimal terdapat 10 pekerja di setiap koperasi, maka minimal akan ada 800 ribu pekerja baru di 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih yang rencana akan dibangun secara bertahap," tulisnya.

Program ini merupakan bagian dari percepatan pembentukan Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas sebelumnya menyatakan sebanyak 30 ribu manajer Kopdes akan diangkat sebagai pegawai BUMN dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara.

"30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang akan menjadi pegawai BUMN dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu di bawah Agrinas Pangan Nusantara," ujar Zulhas.

Pada tahap awal, pemerintah membuka 35.476 formasi yang terdiri dari 30 ribu manajer Kopdes dan 5.476 pengelola Kampung Nelayan Merah Putih. Seluruh peserta yang lolos akan menjalani penugasan awal di BUMN selama dua tahun sebelum terlibat langsung dalam operasional koperasi.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi phtc.panselnas.go.id dan dibuka hingga 24 April 2026. Seleksi terbuka bagi lulusan D3 hingga S1 dari semua jurusan dengan batas usia maksimal 35 tahun dan IPK minimal 2,75.

Minat masyarakat terhadap program ini terpantau tinggi. Pemerintah mencatat jumlah pendaftar telah mencapai 383.830 orang, dengan mayoritas memilih posisi manajer Kopdes.

Zulhas menegaskan proses seleksi dilakukan secara terbuka dan tidak dipungut biaya, serta mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen tersebut.

Program ini menjadi bagian dari target pembentukan lebih dari 30 ribu koperasi desa pada Juni-Juli 2026 seiring pembangunan infrastruktur koperasi yang masih berlangsung di berbagai wilayah.

[Gambas:Youtube]

(del/pta)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi