IHSG Anjlok 3,23 Persen ke 5.413 Pagi Ini

11 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tajam lebih dari 3 persen pada perdagangan Senin (8/6).

Mengutip RTI Business hingga pukul 09.04 WIB, IHSG anjlok 180,89 poin atau 3,23 persen ke level 5.413.

IHSG dibuka di level 5.486, sempat menyentuh posisi tertinggi harian di 5.490, sebelum terperosok hingga menyentuh level terendah 5.370. Sebanyak 532 saham melemah, sementara hanya 53 saham menguat dan 114 saham stagnan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aktivitas perdagangan pada awal sesi mencapai 2,71 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp1,87 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 181.732 kali. Sementara itu, kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp9.527,55 triliun.

Adapun net foreign sell di seluruh pasar mencapai Rp3,73 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan jual bersih sebesar Rp3,72 triliun, sementara pada pasar negosiasi dan tunai tercatat jual bersih sekitar Rp12,4 miliar.

Total volume transaksi mencapai 38 miliar saham. Investor domestik mendominasi dengan porsi 54,17 persen atau sekitar 21,5 miliar saham, sedangkan investor asing menyumbang 45,83 persen atau sekitar 16,5 miliar saham.

Sementara itu, nilai transaksi pasar mencapai Rp31,7 triliun. Investor asing membukukan nilai beli sebesar Rp16,9 triliun dan nilai jual Rp20,6 triliun, sedangkan investor domestik mencatat nilai beli Rp14,8 triliun dan nilai jual Rp11,1 triliun.

Dari sisi frekuensi transaksi, total transaksi tercatat sebanyak 2,19 juta kali. Investor domestik berkontribusi sekitar 73,68 persen atau 1,8 juta transaksi, sementara investor asing menyumbang 26,32 persen atau sekitar 385 ribu transaksi.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar yang masuk jajaran saham teraktif bergerak di zona merah pada awal perdagangan.

Saham BBCA turun 2,66 persen ke level 4.940, BBRI melemah 2,55 persen ke 2.670, BMRI terkoreksi 2,08 persen ke 3.760, dan ANTM turun 5,82 persen ke 2.590.

[Gambas:Youtube]

(del/pta)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi