Alasan Emas Putih Harganya Lebih Mahal dari Emas Kuning

2 hours ago 3

Alasan Emas Putih Harganya Lebih Mahal dari Emas Kuning

Sekilas, emas putih dan emas kuning mungkin terlihat sama-sama berkilau dan mewah. Namun, saat melihat harganya di pasaran, emas putih sering kali dibanderol lebih tinggi dan membuat banyak orang bertanya-tanya apa yang sebenarnya membedakan keduanya.

Padahal, perbedaan keduanya bukan hanya soal warna, tapi juga proses pembuatan, campuran logam, hingga perawatan yang dibutuhkan. Lalu, apa sebenarnya yang membuat emas putih bisa lebih mahal dibanding emas kuning? Berikut penjelasannya.

Bagaimana Emas Putih Tercipta?

Emas putih pada dasarnya bukanlah emas murni yang langsung berwarna putih. Logam ini terbentuk dari campuran emas dengan logam lain berwarna terang seperti palladium atau nikel. Proses ini dikenal sebagai alloying, yang membuat warna emas berubah sekaligus meningkatkan kekuatannya.

Untuk mendapatkan kilau putih yang khas, emas tersebut kemudian dilapisi dengan rhodium, yaitu logam mulia yang memberikan efek mengilap seperti cermin. Lapisan inilah yang membuat emas putih terlihat lebih cerah dan elegan dibanding emas biasa.


Namun, lapisan rhodium ini bisa memudar seiring waktu, terutama jika sering terkena gesekan. Karena itu, perhiasan emas putih biasanya perlu dilakukan pelapisan ulang agar kilaunya kembali maksimal. Proses ini cukup umum dilakukan di toko perhiasan dan menjadi bagian dari perawatan rutin.

Alasan Harga Emas Putih Berbeda dari Emas Kuning

Berikut sejumlah faktor yang mempengaruhi perbedaan harga emas putih dan emas kuning.

1. Proses Pembuatan Lebih Kompleks

Salah satu alasan utama perbedaan harga terletak pada proses pembuatannya. Emas putih membutuhkan tahapan tambahan, mulai dari pencampuran logam hingga pelapisan rhodium di tahap akhir.

Berbeda dengan emas kuning yang cenderung mempertahankan warna alaminya, emas putih harus melalui proses lebih panjang agar mendapatkan warna dan kilau yang diinginkan. Semakin kompleks prosesnya, semakin tinggi pula biaya produksi yang akhirnya memengaruhi harga jual.

2. Kandungan dan Komposisi Logam

Emas putih biasanya terdiri dari campuran emas dengan logam putih seperti palladium atau nikel, lalu dilapisi rhodium. Kombinasi ini tidak hanya memengaruhi warna, tapi juga daya tahan perhiasan.

Sementara itu, emas kuning umumnya dicampur dengan logam seperti tembaga atau perak untuk meningkatkan kekuatan. Kandungan emas murni pada emas kuning juga biasanya lebih dominan, sehingga warnanya tampak lebih pekat dan hangat.

3. Harga Logam Campuran

Ilustrasi harta kekayaan emasIlustrasi emas/ Foto: Freepik

Perbedaan harga juga dipengaruhi oleh jenis logam yang digunakan dalam campuran. Logam seperti palladium dan rhodium memiliki nilai yang cukup tinggi di pasaran.

Sebaliknya, campuran pada emas kuning seperti tembaga atau seng cenderung lebih terjangkau. Karena bahan tambahan emas putih lebih mahal, secara otomatis harga akhirnya pun ikut terdongkrak.

4. Finishing dan Tampilan Akhir

Emas putih memiliki tampilan yang lebih modern dengan warna dingin yang elegan. Lapisan rhodium membuat permukaannya terlihat lebih halus dan mengilap, sehingga sering dipilih untuk perhiasan dengan batu seperti berlian, safir, atau topaz.

Di sisi lain, emas kuning memiliki kilau alami tanpa perlu pelapisan tambahan. Warnanya cenderung hangat dan klasik, cocok dipadukan dengan batu seperti ruby atau desain tradisional. Perbedaan karakter ini juga memengaruhi nilai estetika masing-masing.

5. Permintaan Pasar yang Tinggi

Tren juga ikut berperan dalam menentukan harga emas. Dalam beberapa tahun terakhir, emas putih semakin diminati karena tampilannya yang dianggap lebih modern dan fleksibel dipadukan dengan berbagai gaya.

Permintaan yang tinggi membuat harga emas putih cenderung lebih stabil di level atas. Meski begitu, emas kuning tetap memiliki pasar tersendiri, terutama bagi yang menyukai tampilan klasik dan nilai tradisional.

6. Warna yang Lebih Netral dan Elegan

Warna emas putih yang cenderung netral membuatnya mudah dipadukan dengan berbagai outfit dan kesempatan. Tampilannya yang tidak terlalu mencolok justru memberi kesan elegan tanpa berlebihan.

Hal ini membuat emas putih sering dipilih sebagai perhiasan sehari-hari maupun untuk acara formal. Kesan simpel tapi tetap mewah inilah yang membuatnya semakin diminati, terutama di kalangan anak muda.

7. Fleksibel dalam Desain

Dari segi desain, emas putih sering terlihat lebih variatif dan modern. Materialnya yang cukup kuat namun tetap mudah dibentuk memungkinkan desainer perhiasan lebih leluasa berkreasi.

Hasilnya, banyak model perhiasan emas putih yang tampil unik dan detail. Variasi desain ini menjadi nilai tambah tersendiri, sekaligus salah satu alasan kenapa harganya bisa lebih tinggi dibanding emas kuning.

Pada akhirnya, perbedaan harga emas putih dan emas kuning tidak mematok dari tren atau tampilan saja. Ada banyak faktor yang memengaruhi, mulai dari bahan, proses, hingga finishing. Meski begitu, keduanya tetap punya keunggulan masing-masing. Pilihan terbaik kembali pada selera dan kebutuhan, apakah Insertizen lebih menyukai kesan modern dari emas putih atau kehangatan klasik dari emas kuning.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi