Atur THR Lebaran dengan Bijak: Taspen Ingatkan Bahaya FOMO dan Beri Tips Efektif

3 hours ago 2

FAJAR.CO.ID - Banyak orang mengeluhkan uang Tunjangan Hari Raya (THR) yang cepat habis bahkan sebelum Lebaran tiba. Fenomena ini sering kali dipicu oleh kebiasaan belanja impulsif yang dipengaruhi oleh FOMO (Fear of Missing Out), yaitu rasa takut ketinggalan tren, diskon, atau promo besar yang membuat seseorang membeli barang tanpa mempertimbangkan kebutuhan sebenarnya.

FOMO dan Dampaknya pada Pengeluaran THR

Taspen menyoroti bahwa fenomena FOMO kerap muncul saat flash sale di marketplace, diskon besar menjelang Lebaran, atau produk yang viral di media sosial. Akibatnya, banyak orang membeli lebih banyak barang dari yang sebenarnya mereka butuhkan.

Dalam unggahan edukasi di media sosialnya, Taspen mengenalkan konsep YONO (You Only Need One) sebagai solusi sederhana untuk menghindari pembelian berlebihan.

"Kalau sebenarnya cuma butuh satu, kenapa beli tiga?" demikian pesan sederhana yang disampaikan Taspen.

Strategi Pengelolaan THR Agar Tidak Cepat Habis

Lebih lanjut, Taspen membagikan rumus pembagian THR yang efektif agar manfaatnya dapat dirasakan lebih lama dan tidak hanya habis untuk konsumsi sesaat. Pembagian yang disarankan adalah 40 persen untuk kebutuhan Lebaran dan keluarga, 30 persen untuk tabungan atau dana darurat, 20 persen untuk investasi atau proteksi, dan 10 persen untuk self reward atau hadiah untuk diri sendiri.

Pembagian ini bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu. Namun prinsip utamanya adalah tetap menyisihkan sebagian THR untuk masa depan.

Tips Menunda Keputusan Belanja untuk Hindari Impulsif

Selain itu, Taspen menyarankan agar masyarakat menunda keputusan membeli barang dengan memberikan waktu 24 jam sebelum melakukan checkout saat berbelanja menggunakan THR.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi