Ayah Perlu Tahu, Ini 5 Cara Kamu Pengaruhi Pembentukan Karakter Anak

5 hours ago 1

CNN Indonesia

Kamis, 23 Apr 2026 07:30 WIB

Keterlibatan ayah terbukti berpengaruh besar terhadap kesehatan mental, kepercayaan diri, hingga relasi anak di masa depan. Ilustrasi. Keterlibatan ayah terbukti berpengaruh besar terhadap kesehatan mental, kepercayaan diri, hingga relasi anak di masa depan. (sarahbernier3140/Pixabay)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Peran ayah dalam kehidupan anak perempuan sering kali kurang disorot. Padahal, keterlibatan ayah terbukti berpengaruh besar terhadap kesehatan mental, kepercayaan diri, hingga relasi mereka di masa depan.

Selama ini, pembahasan tentang figur ayah lebih sering dikaitkan dengan anak laki-laki, terutama dalam membentuk maskulinitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa ayah juga memainkan peran penting dalam membentuk arah hidup anak perempuan, mulai dari cara mereka melihat diri sendiri hingga bagaimana mereka membangun hubungan dengan orang lain.

Merangkum dari berbagai sumber, berikut merupakan beberapa aspek utama yang menunjukkan bagaimana ayah memengaruhi kehidupan anak perempuan.

1. Membentuk rasa percaya diri dan keberanian mengambil keputusan

Salah satu pengaruh terbesar ayah adalah dalam membangun 'sense of agency', yaitu kemampuan seseorang untuk bertindak, mengambil keputusan, dan mengendalikan arah hidupnya.

Mengutip dari Art of Manliness, dalam sebuah penelitian, ayah cenderung mendorong anak perempuan untuk mencoba hal baru, menghadapi risiko, dan berpikir mandiri.

Interaksi seperti bermain aktif, mengajak anak terlibat dalam aktivitas di luar rumah, atau memberi ruang untuk berpendapat dapat membantu anak perempuan menjadi lebih percaya diri dan berani.

Anak perempuan yang memiliki rasa 'agency' yang kuat umumnya lebih tangguh menghadapi tekanan, lebih mandiri, serta memiliki kemampuan membangun relasi yang sehat.

2. Memengaruhi kesehatan fisik sejak dini

Peran ayah juga terlihat dalam kebiasaan fisik anak perempuan. Ayah sering menjadi figur yang mendorong anak untuk aktif secara fisik, seperti berolahraga atau mencoba kegiatan luar ruang.

Penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan fisik ayah seperti rutin bergerak atau berolahraga berhubungan dengan gaya hidup aktif anak perempuan hingga dewasa. Selain itu, ayah juga berperan dalam membentuk persepsi anak terhadap tubuh dan kesehatan.

3. Menjaga kesehatan mental dan emosional

Hubungan yang hangat dan suportif antara ayah dan anak perempuan dapat menjadi faktor pelindung terhadap masalah kesehatan mental, seperti kecemasan dan depresi.

Kehadiran ayah sebagai figur yang memberikan rasa aman, didengar, dan dihargai membantu anak perempuan mengembangkan stabilitas emosional.

Selain itu, hubungan yang dekat dengan ayah juga berkaitan dengan citra tubuh yang lebih positif serta risiko lebih rendah terhadap gangguan makan.

Menurut sebuah penelitian dari laman Science Direct, hubungan ayah dan anak perempuan secara signifikan memengaruhi kesehatan mental remaja perempuan.

4. Mendorong prestasi akademik

Keterlibatan ayah dalam pendidikan anak perempuan juga memiliki dampak. Ayah cenderung mendorong anak untuk menantang diri secara akademik dan memberikan dukungan dalam proses belajar.

Menukil dari LDS Living, sebuah studi oleh Departemen Pendidikan Amerika Serikat (AS) menemukan bahwa ayah yang sangat terlibat memiliki anak-anak yang 43 persen lebih mungkin dibandingkan anak-anak lain untuk mendapatkan nilai A.

Anak perempuan yang memiliki hubungan baik dengan ayah umumnya menunjukkan tingkat kecemasan yang lebih rendah terhadap sekolah, serta performa akademik yang lebih baik, termasuk hingga jenjang pendidikan tinggi.

5. Membentuk pola hubungan romantis di masa depan

Salah satu pengaruh yang sering tidak disadari adalah bagaimana ayah membentuk cara anak perempuan melihat hubungan romantis.

Anak perempuan yang memiliki hubungan aman dan suportif dengan ayah cenderung lebih mampu membangun hubungan yang sehat, penuh kepercayaan, dan emosional di masa depan. Mereka juga lebih kecil kemungkinannya terlibat dalam hubungan yang tidak sehat atau berisiko.

Sebuah penelitian tahun 2010 oleh The American Journal of Family Therapy menyatakan bahwa interaksi anak perempuan dengan ayah mereka selama masa perkembangan penting dalam interaksi intim dan seksual mereka dengan teman sebaya laki-lakinya.

Sebaliknya, kurangnya keterlibatan ayah dapat memengaruhi cara anak perempuan mencari validasi atau membangun kedekatan dengan pasangan.

Peran ayah bukan hanya soal kehadiran fisik, tetapi juga keterlibatan emosional dan kualitas interaksi. Menjadi pendengar yang baik, memberikan dukungan, serta meluangkan waktu bersama menjadi faktor penting dalam membangun hubungan yang kuat.

(nga/asr)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi