Mengenal Medical ID di iPhone dan Android, Ini Fungsinya

2 hours ago 1

Selular.ID – Apple melalui fitur Medical ID di iPhone dan Google melalui menu Safety & Emergency di Android menghadirkan solusi sederhana yang dapat berperan penting dalam situasi darurat.

Fitur yang sering luput dari perhatian pengguna ini memungkinkan informasi kesehatan penting ditampilkan langsung dari layar kunci (lock screen), sehingga dapat diakses petugas medis atau penolong tanpa perlu membuka kunci perangkat.

Di tengah perkembangan smartphone yang semakin berfokus pada kecerdasan buatan, kamera, dan performa tinggi, fitur keselamatan digital justru menjadi salah satu fungsi yang memiliki dampak nyata terhadap keselamatan pengguna.

Medical ID dirancang untuk membantu proses pertolongan pertama dengan menyediakan data medis yang relevan ketika pemilik perangkat tidak dapat berkomunikasi.

Fitur ini tersedia secara bawaan pada iPhone melalui aplikasi Health, sementara perangkat Android modern menyediakannya melalui menu Safety & Emergency.

Meski implementasinya berbeda antarprodusen, tujuan utamanya sama, yakni mempercepat akses terhadap informasi medis penting saat kondisi darurat terjadi.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Medical ID pada dasarnya merupakan identitas kesehatan digital yang tersimpan di dalam smartphone.

Informasi yang ditampilkan dapat diakses dari layar panggilan darurat tanpa harus memasukkan PIN, kata sandi, atau pola keamanan perangkat.

Dengan mekanisme tersebut, data pribadi lain seperti foto, pesan, aplikasi perbankan, atau dokumen tetap terlindungi.

Hanya informasi medis yang telah dipilih pengguna yang dapat dilihat oleh pihak yang memberikan pertolongan.

Data yang dapat disimpan dalam Medical ID cukup beragam.

Pengguna dapat memasukkan nama lengkap, tanggal lahir, tinggi badan, berat badan, hingga nomor kontak darurat anggota keluarga atau orang terdekat.

Selain identitas dasar, fitur ini juga memungkinkan penyimpanan informasi medis yang lebih spesifik, seperti golongan darah, alergi terhadap obat tertentu, kondisi kesehatan kronis, serta daftar obat-obatan yang sedang rutin dikonsumsi.

Informasi tersebut dapat membantu tenaga medis mengambil keputusan yang lebih cepat dan tepat.

Misalnya, riwayat alergi obat dapat mencegah pemberian obat yang berpotensi menimbulkan reaksi berbahaya.

Sementara informasi mengenai penyakit tertentu, seperti diabetes atau gangguan jantung, dapat menjadi pertimbangan penting dalam menentukan tindakan medis awal.

Keberadaan kontak darurat juga memiliki fungsi krusial.

Dalam kondisi pengguna tidak sadar atau tidak dapat berkomunikasi, petugas dapat segera menghubungi keluarga untuk menyampaikan informasi terkait situasi yang terjadi.

Bagi pengguna iPhone, pengaturan Medical ID dapat dilakukan melalui aplikasi Health.

Setelah membuka aplikasi tersebut, pengguna dapat memilih foto profil di pojok kanan atas, lalu masuk ke menu Medical ID.

Pengguna kemudian dapat mengisi berbagai informasi kesehatan yang diperlukan dan mengaktifkan opsi “Show When Locked” atau “Tampilkan Saat Terkunci”.

Apple juga menyediakan fitur tambahan berupa “Share During Emergency Call”, yang memungkinkan data medis tertentu dibagikan ketika pengguna menghubungi layanan darurat.

Nomor kontak keluarga atau orang terdekat dapat ditambahkan melalui bagian Emergency Contacts. Setelah seluruh informasi terisi, pengguna cukup menekan tombol selesai untuk menyimpan data.

Sementara itu, pada perangkat Android dengan sistem operasi Android 12 atau versi lebih baru, pengaturan dapat dilakukan melalui menu Settings atau Pengaturan, kemudian memilih Safety & Emergency.

Pada bagian Medical Information, pengguna dapat memasukkan identitas serta informasi kesehatan yang dibutuhkan. Kontak darurat dapat ditambahkan melalui menu Emergency Contacts.

Agar dapat diakses dari layar kunci, pengguna perlu mengaktifkan opsi “Show When Locked”.

Pada beberapa perangkat Android, istilah menu yang digunakan dapat berbeda tergantung antarmuka masing-masing produsen.

Pengguna Samsung, misalnya, dapat menemukan fitur tersebut melalui menu Keselamatan dan Darurat pada One UI.

Sementara pada sejumlah perangkat Android versi lama, informasi medis dapat ditambahkan melalui aplikasi Kontak bawaan.

Setelah proses pengaturan selesai, pengguna disarankan melakukan uji coba sederhana.

Caranya dengan mengunci layar perangkat, membuka tampilan panggilan darurat, lalu memastikan informasi medis dapat diakses sesuai pengaturan.

Pembaruan data secara berkala juga menjadi hal penting.

Informasi seperti perubahan nomor kontak darurat, alergi baru, diagnosis penyakit tertentu, atau konsumsi obat rutin perlu diperbarui agar tetap relevan saat dibutuhkan.

Dalam beberapa tahun terakhir, produsen smartphone semakin banyak menghadirkan fitur keselamatan digital, mulai dari deteksi kecelakaan, berbagi lokasi darurat, hingga identitas medis digital seperti Medical ID.

Kehadiran fitur-fitur tersebut menunjukkan bahwa smartphone kini tidak hanya menjadi perangkat komunikasi dan hiburan, tetapi juga alat pendukung keselamatan pribadi.

Mengaktifkan Medical ID memang tidak menjamin terhindar dari keadaan darurat.

Namun, informasi sederhana yang tersimpan di dalam perangkat dapat membantu mempercepat respons pertolongan, mengurangi risiko kesalahan penanganan medis, dan mempermudah komunikasi dengan keluarga ketika waktu menjadi faktor yang sangat menentukan.

Baca Juga: Acer Medical aiMed Transformasi Layanan Kesehatan dengan AI

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi