MyRepublic Air Perluas Layanan Internet ke Kalimantan

3 hours ago 1

Selular.ID – MyRepublic Air memperluas jangkauan layanan internet berbasis Fixed Wireless Access (FWA) ke berbagai kota dan kabupaten di Kalimantan sebagai bagian dari upaya memperluas akses konektivitas digital di luar pusat-pusat kota besar.

Ekspansi yang diumumkan pada Juni 2026 ini menjadikan layanan internet rumah nirkabel tersebut kini tersedia di Pontianak, Singkawang, Banjar, Barito Kuala, Banjarbaru, Banjarmasin, Palangkaraya, Samarinda, dan Kutai Kartanegara.

Langkah tersebut dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses internet yang cepat dan andal untuk mendukung aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja dan belajar secara daring, menjalankan usaha, hingga mengakses layanan hiburan digital.

Kalimantan, yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan ekonomi dan transformasi digital yang pesat, dinilai menjadi salah satu wilayah strategis untuk memperluas layanan konektivitas.

Chief Sales & Marketing Officer MoraRepublic, Iman Syahrizal, mengatakan perluasan MyRepublic Air bertujuan menghadirkan alternatif internet rumah yang lebih mudah dijangkau masyarakat, baik dari sisi ketersediaan layanan maupun fleksibilitas biaya.

“Dengan MyRepublic Air, masyarakat kini dapat menikmati internet rumah berkualitas dengan harga yang terjangkau mulai 100 ribuan dan fleksibilitas untuk menyewa atau membeli modem. Pelanggan juga akan mendapatkan nilai tambah berupa akses Vidio multiscreen dan berbagai channel hiburan melalui aplikasi MyRep Air,” ujar Iman Syahrizal dalam keterangan resmi perusahaan.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

MyRepublic Air merupakan layanan internet rumah berbasis teknologi Fixed Wireless Access, yaitu sistem konektivitas yang memanfaatkan jaringan nirkabel untuk menghadirkan akses internet tetap tanpa memerlukan instalasi kabel fiber optik hingga ke rumah pelanggan.

Model ini dinilai lebih fleksibel untuk menjangkau wilayah yang belum sepenuhnya terlayani infrastruktur kabel.

Perusahaan mengklaim layanan tersebut menghadirkan kualitas koneksi “True 5G Fiber Quality” dengan kecepatan hingga 100 Mbps tanpa batasan kuota. Skema berlangganan yang ditawarkan juga dibuat lebih variatif.

Pelanggan dapat memilih opsi penyewaan modem mulai Rp115 ribu per 30 hari atau membeli modem dengan cicilan layanan mulai Rp100 ribu per 30 hari, sementara harga perangkat modem dipatok sebesar Rp850 ribu.

Sebagai nilai tambah, pelanggan MyRepublic Air juga memperoleh akses hiburan melalui layanan Vidio multiscreen dengan hingga 61 tayangan, serta berbagai saluran televisi nasional dan internasional yang dapat diakses melalui aplikasi MyRep Air.

Aplikasi tersebut tersedia untuk perangkat Android melalui Google Play Store dan dirancang untuk mempermudah pelanggan dalam mengelola layanan, memperoleh informasi produk, hingga mengakses berbagai fitur pendukung lainnya.

Pendaftaran layanan juga dapat dilakukan secara daring melalui situs resmi MyRepublic Air.

Ekspansi ke Kalimantan menjadi kelanjutan dari strategi MyRepublic dalam memperluas pemerataan akses internet nasional.

Sebelumnya, perusahaan telah memperkenalkan MyRepublic Air sebagai solusi konektivitas untuk wilayah di luar kota besar yang belum sepenuhnya terjangkau jaringan Fiber to the Home (FTTH).

Saat peluncuran nasional pada April 2026, MyRepublic menyatakan MyRepublic Air telah dinyatakan lolos Uji Layak Operasi (ULO) di sembilan zona oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), yang menjadi indikator kesiapan infrastruktur dan kualitas layanan untuk digunakan secara komersial.

Perusahaan juga menargetkan perluasan layanan secara bertahap ke berbagai wilayah di Indonesia.

Kalimantan sendiri menjadi salah satu kawasan yang mengalami pertumbuhan aktivitas digital seiring meningkatnya investasi, pengembangan kawasan ekonomi, serta pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kondisi tersebut turut mendorong peningkatan kebutuhan terhadap layanan internet yang stabil dan terjangkau, baik untuk rumah tangga maupun pelaku usaha.

MoraRepublic meyakini bahwa perluasan akses internet dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Selain mendukung produktivitas, konektivitas digital juga membuka peluang pendidikan, memperluas akses terhadap layanan publik, serta mendorong pertumbuhan usaha berbasis digital di daerah.

“Sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menghadirkan dampak yang berkelanjutan, akses internet yang semakin luas dapat menjadi pondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tulis perusahaan dalam pernyataan resminya.

MoraRepublic merupakan entitas hasil penggabungan PT Mora Telematika Indonesia Tbk dan PT Eka Mas Republik Tbk.

Melalui integrasi tersebut, perusahaan mengelola berbagai lini bisnis konektivitas, mulai dari jaringan backbone melalui Moratelindo, layanan FTTH melalui MyRepublic Fiber dan Oxygen.id, hingga layanan FWA melalui MyRepublic Air.

Perluasan MyRepublic Air di Kalimantan memperlihatkan bagaimana model internet rumah berbasis nirkabel mulai memainkan peran penting dalam mempercepat inklusi digital nasional.

Dengan memanfaatkan teknologi yang lebih fleksibel dibandingkan jaringan kabel konvensional, operator dapat menjangkau lebih banyak wilayah dan menghadirkan pilihan konektivitas yang lebih beragam bagi masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Perbandingan Paket Internet Rumah MyRepublic, IndiHome, dan Biznet 2026

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi