Begini Cara Membersihkan Mesin Cuci Agar Tidak Bau dan Tetap Awet
Mesin cuci menjadi salah satu alat rumah tangga yang paling banyak digunakan di rumah untuk membantu membersihkan pakaian. Mesin satu ini kemudian meringankan pekerjaan rumah tangga sehari-hari.
Namun tanpa perawatan yang tepat, mesin cuci bisa mengalami kerusakan. Tak hanya itu, penumpukan kotoran dari baju yang dicuci juga bisa menyebabkan bau.
Penumpukan sabun cuci baju hingga noda akibat 'air keras' dengan kandungan kalsium dan magnesium juga bisa menjadi penyebab mesin cuci kotor, bau, bahkan rusak. Pembersihan berkala kemudian dibutuhkan.
Berikut merupakan cara dan tips membersihkan mesin cuci agar tidak bau dan lebih awet sehingga kualitas baju yang dicuci juga ikut terjaga.
Cara Membersihkan Mesin Cuci dengan Maksimal
Membersihkan mesin cuci dengan maksimal bisa dilakukan dengan mudah menggunakan sistem yang sudah ada di mesin cuci Anda. Berikut merupakan cara membersihkan mesin cuci front-load dan top-load.
1. Gunakan Air Panas dalam Keadaan Kosong
Kosongkan mesin cuci dari pakaian, kemudian jalankan mesin cuci seperti biasa dengan menggunakan air hangat.
Pada mesin cuci tipe front-load, berikan dua gelas cuka putih ke tempat deterjen. Setelah itu, jalankan sistem dengan air panas dengan pengaturan waktu paling panjang.
Setelah sistem selesai dijalankan, tambahkan setengah gelas soda kue langsung ke dalam tabung cuci dan jalankan kembali sistem air panas.
Sementara untuk mesin cuci tipe top-load, isi mesin dengan air panas dan tambahkan empat gelas cuka putih. Biarkan mesin berjalan selama beberapa waktu, kemudian jeda sistem pencucian dengan membuka penutup tabung.
Biarkan mesin selama 30 hingga 60 menit sebelum melanjutkan proses pencucian, diikuti dengan sistem pembersihan.
2. Lap Mesin hingga Bersih
Setelah membersihkan bagian tabung dengan cara sebelumnya, gunakan kain mikrofiber untuk mengelap tabung untuk mencegah adanya noda yang tertinggal.
3. Jalankan Sistem Pembilasan
Langkah ini tak harus dilakukan, tetapi menjalankan sistem pembilasan atau pembersihan setelah sistem pencucian utama bisa mengurangi aroma cuka yang tersisa.
Pembersihan mesin cuci kemudian bisa dilakukan setiap satu hingga tiga bulan tergantung pemakaian mesin cuci. Pembersihan mesin cuci secara berkala bisa mencegah penumpukan kotoran dan membantu pakaian tetap bersih.
Bagaimana Cara Mencegah Penumpukan Kotoran di Mesin Cuci?
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penumpukan kotoran oleh ‘air keras’ hingga noda tak terlihat dari pakaian. Berikut merupakan sejumlah tips untuk mencegah mesin cuci kotor lebih cepat.
1. Hindari Penggunaan Deterjen Berlebihan
Menggunakan terlalu banyak deterjen bisa meninggalkan penumpukan mineral dan kerak di dalam mesin cuci.
2. Gunakan Sistem Air Panas Secara Berkala
Menggunakan air panas beberapa kali secara berkala direkomendasikan saat pembersihan mendalam untuk mencegah penumpukan mineral dan sisa deterjen.
3. Biarkan Tutup Tabung dalam Keadaan Terbuka
Biarkan tutup mesin cuci dalam keadaan terbuka setelah menjalankan proses pencucian menggunakan air panas.
4. Pertimbangkan Penggunaan Pelembut Air
Jika Anda terpaksa menggunakan ‘air keras’ dengan kandungan mineral yang berpotensi merusak mesin cuci, Anda bisa mempertimbangkan penggunaan produk pelembut air saat mencuci baju.
5. Bilas dengan Cuka
Gunakan cuka untuk pembersihan mesin cuci secara berkala untuk meluruhkan penumpukan mineral sebelum mengeras. Penggunaan ¼ gelas cuka saat mencuci juga bisa membuat pakaian lebih lembut.
6. Lap Tabung Cuci Secara Berkala
Gunakan kain lembut untuk mengelap tabung cuci secara berkala dan segel karet untuk menghilangkan kelembapan sebelum ‘air keras’ menyebabkan noda.
7. Bersihkan Tempat Deterjen dan Filter
Membersihkan tempat deterjen dan filter mesin cuci secara berkala bisa mencegah penumpukan dan noda.
Loading ...

7 hours ago
2

















































