Ciri Penyakit Gondok, Penyebab, dan Faktor Risiko yang Perlu Dikenali

2 hours ago 1

CNN Indonesia

Sabtu, 30 Mei 2026 13:40 WIB

Gondok atau pembesaran kelenjar tiroid sering kali tidak disadari pada tahap awal. Kenali ciri penyakit gondok, penyebab, dan faktor risiko. Ilustrasi. Gondok atau pembesaran kelenjar tiroid sering kali tidak disadari pada tahap awal. Kenali ciri penyakit gondok, penyebab, dan faktor risikonya. (iStockphoto/sasirin pamai)

Jakarta, CNN Indonesia --

Kelenjar tiroid memiliki peran penting dalam mengatur berbagai fungsi tubuh, mulai dari metabolisme hingga detak jantung.

Namun, ketika kelenjar tiroid ini mengalami pembesaran, kondisi tersebut dikenal sebagai penyakit gondok. Berikut ciri penyakit gondok, penyebab, dan faktor risikonya agar dapat dikenali sejak dini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Pembesaran pada kelenjar tiroid dapat terjadi secara perlahan sehingga sering kali tidak disadari pada tahap awal.

Dikutip dari Mayo Clinic pada sebagian orang, gondok hanya menimbulkan perubahan bentuk leher, tetapi pada kasus tertentu dapat mengganggu pernapasan dan proses menelan.

Gondok dapat terjadi pada siapa saja, baik pria maupun wanita, meskipun lebih sering ditemukan pada wanita. Kondisi ini tidak selalu berhubungan dengan gangguan kadar hormon tiroid, tetapi tetap memerlukan perhatian medis jika menimbulkan keluhan.

Berikut ciri penyakit gondok, penyebab, dan faktor risikonya yang perlu diketahui.


Ciri penyakit gondok

Berikut beberapa ciri penyakit gondok yang perlu diketahui.

1. Muncul benjolan di bagian depan leher

Gejala paling khas dari gondok adalah adanya benjolan atau pembengkakan di bagian depan leher, tepat di bawah jakun. Ukurannya dapat bervariasi, mulai dari kecil hingga cukup besar dan mudah terlihat.

2. Tenggorokan terasa tertekan atau penuh

Pembesaran kelenjar tiroid dapat menimbulkan sensasi tertekan atau rasa tidak nyaman di area tenggorokan.

3. Suara menjadi serak

Gondok yang membesar dapat menekan saraf atau jaringan di sekitar pita suara sehingga menyebabkan suara terdengar serak.

4. Pembuluh darah leher tampak membengkak

Pada beberapa kasus, pembesaran tiroid dapat menyebabkan pembuluh darah di area leher terlihat lebih menonjol.

5. Pusing saat mengangkat tangan

Sebagian penderita dapat mengalami pusing ketika kedua tangan diangkat ke atas kepala akibat perubahan aliran darah di area leher.

6. Sulit bernapas

Jika ukuran gondok cukup besar, saluran pernapasan dapat tertekan sehingga menimbulkan sesak napas.

7. Batuk atau mengi

Tekanan pada saluran napas juga dapat menyebabkan batuk berkepanjangan atau suara mengi saat bernapas.

8. Sulit menelan

Pembesaran kelenjar tiroid dapat menekan kerongkongan sehingga proses menelan terasa tidak nyaman.

9. Gejala hipertiroidisme

Apabila gondok disertai produksi hormon tiroid yang berlebihan, penderita dapat mengalami jantung berdebar, berat badan turun tanpa sebab yang jelas, mudah berkeringat, tangan gemetar, dan mudah gelisah.

10. Gejala hipotiroidisme

Sebaliknya, jika produksi hormon tiroid menurun, gejala yang dapat muncul meliputi mudah lelah, sembelit, kulit kering, kenaikan berat badan, dan gangguan siklus menstruasi.

Simak penyebab dan faktor risiko penyakit gondok di halaman selanjutnya...

Add as a preferred
source on Google

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi