Daftar Kelompok dan Milisi yang Bantu Iran Lawan AS-Israel

2 hours ago 1
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah kelompok dan milisi pro-Iran mulai melancarkan serangan secara sporadis untuk mendukung Teheran melawan Amerika Serikat dan Israel.

Milisi-milisi proksi Iran satu per satu bergerilya menggempur Israel setelah Tel Aviv dengan dukungan AS menyerang Iran pada 28 Februari lalu. Serangan gabungan itu menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan puluhan pejabat tinggi Iran.

Berikut daftar kelompok dan milisi yang telah menyatakan mendukung Iran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hizbullah

Hizbullah ikut membantu Iran menyerang Israel dengan meluncurkan serangan udara dari Lebanon. Serangan itu diklaim menghantam pangkalan udara di wilayah utara Israel.

Serangan Hizbullah ke Israel telah dimulai sejak Senin (1/3) dan berlanjut sampai hari ini. Hizbullah menyatakan serangannya adalah balasan atas tewasnya Khamenei.

Kataib Hizbullah

Kelompok milisi Irak Kataib Hizbullah juga telah bersumpah akan menyerang pangkalan militer AS sebagai tanggapan atas "agresi Amerika" di Iran.

Sebelum pernyataan itu dibuat, Komando Operasi Gabungan Irak mengonfirmasi serangan udara menerjang markas Pasukan Mobilisasi Populer di Jurf Al Shakr, utara Provinsi Babil. Serangan itu dilaporkan menewaskan dua personel dan melukai tiga lainnya.

Sejumlah sumber mengatakan kepada Shafaq News bahwa serangan itu kemungkinan diluncurkan oleh Kataib Hizbullah.

Saraya Awliya Al-Dam

Kelompok milisi di Irak, Saraya Awliya Al-Dam, termasuk di antara milisi pro-Iran yang memerangi Israel-AS untuk membantu Iran.

Kelompok ini mengaku bertanggung jawab atas serangan pesawat nirawak di Bandara Internasional Erbil, Irak, pada Minggu (1/3).

"Sebagai bentuk dukungan kepada Republik Islam Iran melawan agresi Zionis-Amerika, dan sebagai penegasan atas pembelaan kami terhadap kedaulatan Irak, para mujahidin pemberani kami melakukan operasi berkualitas hari ini dengan satu skuadron drone yang menargetkan pangkalan-pangkalan Amerika di Erbil," demikian pernyataan milisi Syiah tersebut, seperti dikutip The New Region.

Houthi

Milisi penguasa Yaman, Houthi, telah bersiap mengganggu lalu lintas Laut Merah sebagai bentuk solidaritas dengan Iran.

Pemimpin Houthi Abdulmalik Al-Houthi menegaskan pihaknya akan "melawan tirani Amerika dan Israel"

"Ini bagian dari solidaritas Islam, moral, dan etika serta perjuangan melawan tirani Amerika, Israel, dan Zionis," kata Pemimpin Houthi, Abdulmalik Al-Houthi, dikutip AFP, Senin (1/3).

Al Houthi menyampaikan pangkalan-pangkalan AS di kawasan Timur Tengah adalah target yang sah. Pada saat yang sama, ia menyerukan demonstrasi massal di seluruh Yaman untuk membela Iran.

Kataib Sayyid Al-Shuhada

Juru bicara Kataib Sayyid Al Shuhada, Kadhem Habib Al-Fartousi, mengatakan kepada Shafaq News bahwa pihaknya siap menanggapi pelanggaran AS terhadap "kedaulatan Irak". Kataib Sayyid Al Shuhada adalah kelompok proksi Iran yang bermarkas di Irak.

Harakat Al-Nujaba

Kelompok milisi Irak lainnya, Harakat Al Nujaba, juga telah menyatakan ikut berperang melawan AS-Israel.

Kelompok ini telah menyerukan pejuangnya untuk bersiap perang membantu sekutu besarnya, Iran.

Platform yang berafiliasi dengan Harakat Al Nujaba mengindikasikan minyak-minyak kepentingan AS di wilayah Timur Tengah akan menjadi sasaran mereka.

Shanghai Cooperation Organization

Shanghai Cooperation Organization juga termasuk di antara kelompok yang mendukung Iran melawan AS-Israel.

Kelompok yang dibekingi China dan Rusia ini mengutuk keras serangan AS-Israel terhadap Iran. Meski begitu, tak seperti kelompok lainnya, mereka tidak menyatakan berperang dengan AS-Israel.

"Penggunaan kekerasan tidak dapat diterima ... satu-satunya cara untuk menyelesaikan konflik saat ini adalah melalui dialog, saling menghormati, dan mempertimbangkan kepentingan sah masing-masing pihak," demikian pernyataan kelompok tersebut, seperti dikutip CNN.

Kelompok ini didirikan pada 2021 oleh China dan Rusia. Iran kemudian bergabung pada 2023. Grup ini saat ini memiliki total 10 anggota penuh.

(blq/bac)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi