Dasco Minta Tunda Impor 105 Ribu Mobil India, Agrinas Malah Gandeng TNI Distribusikan Demi Proyek Rp24,66 Triliun

3 hours ago 2

FAJAR.CO.ID - Polemik terkait impor 105 ribu kendaraan niaga asal India untuk program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes MP) memicu perdebatan sengit di tengah masyarakat dan pemerintah. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, secara tegas meminta agar rencana impor tersebut ditunda terlebih dahulu hingga ada pembahasan mendalam bersama Presiden Prabowo Subianto yang saat ini masih berada di luar negeri.

"Jadi rencana untuk impor 105 ribu mobil pikap dari India, saya sudah menyampaikan pesan kepada pemerintah untuk rencana tersebut ditunda dulu, mengingat Presiden masih di luar negeri," katanya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.

Dasco menegaskan bahwa keputusan strategis bernilai Rp24,66 triliun ini tidak boleh diambil secara terburu-buru karena dampaknya sangat besar, terutama terhadap industri otomotif nasional dan ekonomi desa.

Distribusi Tetap Berjalan, Agrinas Gandeng TNI

Sementara itu, PT Agrinas Pangan Nusantara, perusahaan yang mengelola proyek ini, tetap melanjutkan distribusi kendaraan impor tersebut ke sejumlah daerah meskipun ada permintaan penundaan dari DPR. Direktur Utama Agrinas, Joao Angelo De Sousa Mota, bersama Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi, melakukan serah terima unit pikap di Surabaya, Jawa Timur.

Salah satu kendaraan yang telah diserahkan adalah Scorpio Pikap produksi Mahindra & Mahindra dengan stiker Koperasi Desa Merah Putih. Dalam keterangan resmi Mahindra Global, Wakil Panglima TNI meninjau percepatan pengembangan KDKMP di Surabaya serta kendaraan Mahindra Scorpio Pik Up yang menjadi bagian dari penguatan operasional koperasi desa, terutama untuk mendukung rantai pasok pangan dan logistik.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi