Natalius Pigai dan Zainal Arifin Mochtar (Kolase foto)
FAJAR.CO.ID - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, menantang Guru Besar Universitas Gajah Mada (UGM), Prof. Dr. Zainal Arifin Mochtar, untuk melakukan debat terbuka yang akan membahas berbagai kasus HAM kontroversial di Indonesia.
Debat ini rencananya akan disiarkan secara langsung atau live di stasiun televisi nasional.
Awal Perdebatan di Media Sosial
Perdebatan antara Natalius Pigai dan Prof. Zainal Arifin berawal dari interaksi mereka di platform media sosial X. Zainal mengajak Pigai berdiskusi dan berdebat secara ilmiah tentang berbagai kasus HAM yang selama ini dianggap telah dipahami oleh Zainal.
"Saya setuju dengan bapak, seringkali profesor itu dibesar-besarkan saja. Saya izin mau belajar memahami HAM dari bapak. Saya mau diskusi dan debatkan satu persatu kasus HAM di Indonesia yang katanya bapak sudah amat pahami itu. Sebut saja kapan dan dimana saya bisa belajar," kata Zainal dalam cuitannya pada Jumat (27/2).
Respon dan Persiapan Debat
Mendapatkan pernyataan tersebut, Natalius Pigai langsung menyetujui format debat yang akan disiarkan live di televisi nasional. Ia meminta Zainal untuk mengatur dan mengundang pihak televisi agar dapat memfasilitasi acara tersebut.
"Saya setuju di TV Nasional dan live. Anda yang undang maka saya minta anda yang siapkan. Kita bicara dalam tataran ilmiah. Saya benar-benar mau ajari anda soal HAM agar paham," terang Pigai.
Lebih lanjut, Pigai menyarankan Zainal untuk menonton tayangan YouTube miliknya bersama Fadli Zon sebagai tambahan ilmu sebelum debat berlangsung.
"Tapi nonton ini dulu untuk sekedar tambahan ilmu HAM anda sebelumnya debat dengan saya. Jujur saya sangat mau biar rakyat Indonesia nonton seberapa hebat ilmu HAM seorang profesor," jelasnya.

















































