Efisiensi Anggaran MBG dan K/L Jadi Fokus Menkeu Jaga Defisit APBN 2026

6 hours ago 8
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan pentingnya efisiensi anggaran dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memiliki pagu Rp335 triliun. Ia menilai program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kelas bawah, namun pelaksanaannya masih perlu dioptimalkan agar tidak harus menyerap seluruh alokasi tersebut.

"MBG akan diefisienkan, cara mereka belanjanya. Saya pikir MBG itu program yang bagus karena nggak semuanya kaya. Hanya pelaksanaannya dioptimalkan saja," katanya saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin.

Langkah Efisiensi Anggaran Kementerian/Lembaga

Selain itu, Purbaya juga tengah menyusun rencana efisiensi anggaran untuk sejumlah kementerian dan lembaga (K/L) sebagai upaya menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 agar tetap di bawah tiga persen. Hal ini menjadi penting mengingat tekanan harga minyak dunia yang meningkat akibat konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, berpotensi memperlebar defisit APBN.

"Efisiensi anggaran utamanya akan dilakukan terhadap Anggaran Biaya Tambahan (ABT) tiap K/L. ABT ini cukup membuat anggaran menggelembung, sehingga potensial sebagai pos belanja yang bisa dipangkas," jelasnya.

Persiapan dan Penentuan Potongan Anggaran

Bendahara negara menyebut Kementerian Keuangan akan menentukan langkah awal yang bisa dilakukan oleh K/L dalam menyiapkan rencana efisiensi anggaran. Proses persiapan ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu minggu ke depan.

"Tapi belum tentu eksekusi ya. Kalau mau dipotong, mana yang dipotong, kira-kira gitu. Nanti mereka sesuaikan kebijakannya berdasarkan potongan Kementerian Keuangan," beber Purbaya.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi