Jakarta -
Ikan sidat mendadak disorot usai podcast Raditya Dika dengan aktris Sheila Dara tersebar di media sosial.
Pada momen itu, Raditya dan Sheila membahas tentang pengalamannya makan unagi yang sangat lezat di sebuah restoran. Unagi yang dimaksud itu sempat dikira masyarakat sebagai belut, namun ternyata ikan sidat.
Lalu apa bedanya ikan sidat dengan belut?
Meski terlihat memiliki badan yang sama yaitu menyerupai ular, ikan sidat dan belut sangat berbeda. Selain bentuk badan, dua hewan itu juga memiliki tubuh yang licin.
Perbedaan Ikan Sidat dan Belut
Sirip
Ikan sidat memiliki sirip dada atau pektoral di dekat kepalanya. Belut tidak punya sama sekali
Bentuk Ekor
Ekor ikan sidat berbentuk pipih dan dikelilingi sirip yang menyatu. Belut memiliki ekor yang lancip dan tidak bersirip.
Sistem Pernapasan
Ikan sidat berpanas menggunakan insang sementara belut bernapas menggunakan lapisan kulit dan mulut.
Habitat
Ikan sidat hidup di perairan yang jenis dengan arus seperti sungai atau danau. Ia lalu bermigrasi ke laut untuk kawin. Sementara belut hidup di perairan berlumpur, sawah atau rawa-rawa yang tenang.
Siklus Hidup
Ikan sidat adalah hewan katadromus atau lahir di laut dan besar di air tawar. Ia lalu kembali ke laut untuk bertelur. Belut hidup dengan menetap air tawar sepanjang hidupnya.
Ikan sidat kaya akan gizi terutama omega-3 (DHA/EPA), protein tinggi, vitamin A dan zat besi. Kandungan itu bermanfaat untuk meningkatkan kecerdasan otak, menjaga kesehatan jantung hingga meningkatkan imun tubuh. Ikan ini juga kerap dianggap lebih unggul dari salmon dan sangat baik untuk pertumbuhan anak serta kesehatan mata.
Sementara belut adalah sumber protein hewani tinggi, omega-3, zat besi dan mengandung vitamin A, B12, D, dan E. Kandungan itu baik untuk peningkatan energi, penguatan tulang dan gigi, pencegahan anemia, menjaga kesehatan jantung, hingga meningkatkan daya ingat serta fungsi otak.
(agn/fik)
Loading ...

5 hours ago
1

















































