Jelang Pembayaran THR Pensiunan PNS, Taspen Ungkap Modus Penipuan

2 hours ago 2

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — PT Taspen meminta pensiunan hati-hati. Agar tak menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan PT Taspen.

Itu disampaikan Taspen melalui media sosial resmi mereka. Penipuannya, disebut bisa dalam modus berbagai rupa.

“Waspada terhadap seluruh penipuan yang mengatasnamakan Taspen dalam hal meminta uang, menginformasikan dividen, sisa asuransi, bantuan sosial dalam bentuk apa pun, serta untuk kegiatan apa pun,” imbau PT Taspen, dikutp Sabtu (28/2/2026).

Taspen menegaskan agar tak mudah memberi data pribadi. Serta tak mengunduh aplikasi yang mengatasnamakan Taspen.

“Hati-hati juga terhadap pihak yang meminta data pribadi atau mengarahkan untuk mengunduh aplikasi Taspen yang tidak resmi. TAHAN. PASTIKAN. LAPORKAN!” seru ungggahan tersebut.

Selain itu, Taspen menegaskan semua layananya gratis. Tak ada yang dipungut biaya.

“Halo #SobatTaspen, seluruh pelayanan yang ada di Taspen itu gratis, tidak dipungut biaya,” tulis Taspen.

Hati-hati Isu Penipuan Modus Kenaikan Gaji

Branch Manager Taspen Makassar, Fanny Yudha Widyanto mewanti-wanti isu kenaikan gaji dapat ditunggangi pihak tertentu. Berujung pada kerugian finansial terhadap pensiunan.

Dia pun meminta kepada para pensiunan agar lebih berhati-hati. Serta tetap waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan petugas TASPEN agar tidak langsung percaya dan menerima begitu saja informasi kenaikan gaji, konfirmasi data diri, pembagian deviden yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Kami berharap, para pensiun yang ada di wilayah provinsi Sulawesi Selatan, khususnya di wilayah kerja TASPEN Makassar, agar lebih waspada, mengambil sikap yang cepat untuk tidak merespon bila menerima pesan melalui wa chat atau telp yang mencurigakan apabila terdapat modus penipuan,” kata Fanny kepada fajar.co.id beberapa waktu lalu saat ditemui.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi