Keluar dari Pasar Smartphone, Asus Beralih ke Tablet

6 hours ago 1

Selular.ID – Asus dikabarkan telah keluar dari pasar smartphone dan kini mengalihkan fokusnya ke pengembangan perangkat tablet, sebagaimana terungkap dalam laporan terbaru yang menampilkan wujud perangkat tablet terbaru dari perusahaan asal Taiwan tersebut.

Informasi ini mencuat pada April 2026, menandai perubahan arah bisnis Asus di tengah persaingan industri mobile yang semakin ketat.

Laporan menyebutkan bahwa Asus tidak lagi melanjutkan lini smartphone-nya, termasuk seri Zenfone, yang sebelumnya menjadi salah satu produk andalan di segmen ponsel Android premium berukuran ringkas.

Keputusan ini muncul setelah beberapa tahun terakhir perusahaan menghadapi tantangan dalam mempertahankan pangsa pasar smartphone secara global, terutama di tengah dominasi vendor besar seperti Samsung, Apple, dan produsen asal Tiongkok.

Sebagai langkah lanjutan, Asus kini terlihat mengembangkan perangkat tablet baru. Gambar yang beredar memperlihatkan desain tablet dengan tampilan modern, bezel tipis, serta modul kamera belakang yang sederhana.

Meski spesifikasi teknis belum diungkap secara resmi, pendekatan desain ini menunjukkan bahwa Asus berupaya menghadirkan perangkat yang kompetitif di pasar tablet yang kembali tumbuh, terutama sejak meningkatnya kebutuhan perangkat kerja dan hiburan berbasis layar besar.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Perubahan strategi ini tidak sepenuhnya mengejutkan. Dalam beberapa tahun terakhir, Asus memang mulai memperkuat portofolio di luar smartphone, termasuk laptop, perangkat gaming melalui lini Republic of Gamers (ROG), serta komponen PC.

Tablet menjadi segmen yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan, terutama dengan meningkatnya adopsi hybrid working dan kebutuhan perangkat produktivitas yang fleksibel.

Industri tablet sendiri mengalami dinamika baru sejak pandemi, dengan peningkatan permintaan dari sektor pendidikan dan profesional. Vendor seperti Apple dengan iPad, serta Samsung melalui Galaxy Tab, berhasil mempertahankan momentum di segmen ini.

Masuknya kembali Asus ke kategori tablet dapat dilihat sebagai upaya memanfaatkan peluang tersebut, sekaligus mengoptimalkan kekuatan mereka di ekosistem perangkat komputasi.

Di sisi lain, keluarnya Asus dari pasar smartphone mencerminkan tekanan yang semakin besar di industri tersebut.

Siklus inovasi yang cepat, kebutuhan investasi tinggi untuk riset dan pengembangan, serta margin keuntungan yang semakin tipis menjadi tantangan utama bagi pemain yang tidak memiliki skala besar.

Dalam konteks ini, keputusan Asus dapat dipahami sebagai langkah efisiensi sekaligus reposisi bisnis.

Belum ada pernyataan resmi dari Asus terkait penghentian lini smartphone secara permanen maupun detail peluncuran tablet terbarunya. Namun, sinyal pergeseran fokus ini menunjukkan bahwa perusahaan tengah menyesuaikan strategi dengan kondisi pasar global yang berubah.

Ke depan, arah pengembangan tablet Asus akan menjadi indikator penting apakah strategi diversifikasi ini mampu memperkuat posisi perusahaan di industri perangkat komputasi.

Respons pasar terhadap produk tablet tersebut juga akan menentukan sejauh mana Asus dapat kembali bersaing di segmen yang kini didominasi oleh sejumlah pemain besar.

Baca Juga: LAPTOP APA TABLET? Hands-on ASUS ExpertBook B3000 Indonesia!

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi