LPDB Koperasi Ajak Generasi Muda Bangun Ekonomi yang Inklusif

21 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi membidik Generasi Z dan Milenial, khususnya di sektor industri kreatif, digital, dan produksi, untuk menjadikan koperasi sebagai pusat pertumbuhan dan pemerataan ekonomi.

Melalui semangat ini, LPDB Koperasi berupaya memperkuat ekosistem koperasi sebagai motor pemerataan ekonomi melalui berbagai program pembiayaan dan inkubasi koperasi.

Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi, Deva Rachman dalam siniar Ramadan Spark menyatakan bahwa koperasi adalah kunci untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus diimbangi dengan pemerataan ke seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini rata-rata usia anggota koperasi di Indonesia adalah 55 tahun. Padahal, kita memiliki 147 juta generasi muda yang produktif. Ini adalah senjata rahasia Indonesia. Bayangkan jika para kreator digital, penulis lagu, pekerja kreatif, hingga production house bersatu membentuk koperasi. Kekuatan ekonomi yang tercipta akan luar biasa, mirip dengan model FC Barcelona yang sukses secara global melalui sistem koperasi," ujar Deva Rachman.

Untuk mendukung regenerasi ini, LPDB Koperasi yang berstatus sebagai Badan Layanan Umum (BLU) satuan kerja Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan didukung penuh oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyediakan fasilitas pembiayaan yang ramah dan jauh lebih murah dibandingkan lembaga perbankan.

Deva menyatakan, terdapat beberapa poin penting dan keistimewaan dalam Program Pinjaman atau Pembiayaan dana bergulir LPDB Koperasi, termasuk tarif layanan yang terjangkau daripada perbankan, baik dari sisi pinjaman pola konvensional maupun pola syariah.

"Kalau di perbankan rata-rata bunganya bisa sekitar 12 persen. Di LPDB Koperasi kita memberikan skema yang jauh lebih ramah bagi koperasi agar mereka bisa berkembang," jelasnya.

Kemudian, pembiayaan diberikan murni tanpa biaya provisi maupun biaya administrasi, yang secara spesifik diarahkan pada koperasi sektor produktif.

Lalu melalui kolaborasi dengan lembaga inkubator, LPDB Koperasi tercatat sukses menginkubasi hingga 220 koperasi per tahun agar siap naik kelas, akuntabel, dan mandiri secara digital.

Lebih lanjut, LPDB Koperasi juga menyoroti keberhasilan koperasi binaan yang telah mampu mengekspor komoditas berskala internasional, seperti manggis dan nanas. Ke depannya, seiring dengan revisi undang-undang perkoperasian, pemerintah juga mendorong agar koperasi dapat masuk ke sektor-sektor strategis yang selama ini dibatasi, seperti industri penyedia layanan kesehatan hingga penyelenggaraan haji dan umrah.

Langkah strategis LPDB Koperasi lainnya, adalah dukungan penuh terhadap inisiatif Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, yang dibentuk melalui konsensus bersama masyarakat desa, kepala desa, dan tokoh adat.

"Indonesia memiliki bonus demografi yang sangat besar. Jika generasi mudanya mau kembali membangun ekonomi daerah melalui koperasi, maka desa bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru," tutur Deva.

LPDB Koperasi berharap, berbagai program tersebut dapat menarik generasi muda yang selama ini merantau ke wilayah urban untuk pulang ke desa dan membangun ekosistem ekonomi di daerah masing-masing.

"Sudah saatnya anak muda tidak hanya berjuang dan berbisnis sendirian. Dengan syarat pendirian yang kini lebih mudah, mari berserikat, bentuk koperasi, dan manfaatkan dana dari pemerintah. Koperasi bukan hanya soal cuan, tapi cuan bersama untuk kebangkitan ekonomi Indonesia," kata Deva.

Ia menambahkan, Ramadan menjadi momen yang tepat untuk menghidupkan lagi semangat gotong royong dalam perekonomian. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai koperasi yang menekankan kebersamaan, keadilan, dan pemerataan kesejahteraan.

Melalui berbagai program pembiayaan, inkubasi, serta penguatan ekosistem koperasi, LPDB Koperasi mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan koperasi sebagai pilihan membangun usaha bersama dan memperkuat ekonomi nasional.

(rea/rir)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi