Jakarta -
Mudik ke Merak atau Sumatera? Ini Jalur Alternatif di Tangerang Agar Tak Terjebak Macet
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) telah menyiapkan berbagai jalur alternatif dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2026.
Upaya ini dipersiapkan secara matang sejak jauh hari agar arus mudik 2026 di kota Tangerang dapat berjalan lebih lancar, mengingat kota ini kerap menjadi jalur utama bagi pemudik yang menuju wilayah Jawa maupun Pelabuhan Merak untuk menyeberang ke Pulau Sumatera.
Padatnya jumlah pemudik tersebut kemudian menjadi perhatian bagi Pemkot Tangerang. Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely, mengatakan bahwa pihak mereka telah menyiapkan beberapa jalur alternatif, lengkap dengan rambu penunjuk jalan yang jelas.
Rute alternatif tersebut mencakup jalan menuju pelabuhan Merak, Jakarta, dan Serpong. Sejumlah Rambu Pendahulu Petunjuk Jalan (RPPJ) portable telah di pasang di sejumlah lokasi strategis untuk memfasilitasi pemudik agar dapat melintas di Kota Tangerang secara aman.
Selain itu, ada pula penempatan petugas di beberapa titik krusial untuk menertibkan lalu lintas terjadi lonjakan kendaraan pada jalur mudik utama.
Pemasangan CCTV juga dilakukan untuk mengoptimalisasi pengawasan arus mudik. Dengan begitu, para pemudik dapat melintasi Kota Tangerang dengan nyaman.
Guna mengantisipasi kemacetan, Pemkot Tangerang berkoordinasi dengan Polres Metro Tangerang Kota untuk mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif jika terjadi kepadatan lalu lintas di satu titik. Langkah ini merupakan komitmen serius dari pemerintah Tangerang untuk mendorong kelancaran arus mudik 2026.
Sementara itu, arus mudik diperkirakan akan mengalami pada akhir pekan ini, mengingat sebagian besar pemudik ada yang sudah cuti atau menjalankan WFA (Work From Anywhere)
Pihak Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes, Pol. Raden Muhammad Jauhari juga menekankan pentingnya persiapan yang matang bagi para pemudik, mulai dari kondisi fisik serta kondisi kendaraan yang layak sebelum melakukan perjalanan jauh.
Wilayah Tangerang sudah menjadi jalur utama bagi pemudik yang akan menuju berbagai daerah di pulau Jawa. Tidak hanya itu, kota ini juga menjadi jalur utama bagi mereka yang akan mengakhiri perjalanannya ke pulau Sumatera lewat pelabuhan Merak.
Maka dari itu, pengamanan lalu lintas yang ketat serta kesiapan dari para pemudik selalu menjadi perhatian utama bagi aparat. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan yang mungkin terjadi selama perjalanan mudik.
Dengan persiapan yang matang tersebut, harapannya para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman sampai di kampung halaman.
Jalur Alternatif Tangerang-Merak
Selain jalur alternatif yang akan disediakan di masa mudik 2026, kota Tangerang sudah memiliki jalur alternatif yang rutin dilewati pemudik yang hendak menuju pelabuhan Merak setiap tahunnya. Berikut rutenya:
1. Keluar di Gerbang Tol Serang Barat
Titik kemacetan kerap terjadi di sekitar Cikupa, Ciujung, hingga Serang Timur. Untuk menghindarinya, pengendara dapat mengambil jalur alternatif dengan keluar lebih awal di Gerbang Tol Serang Barat. Kemudian, ambil arah Ciruas atau Taktakan untuk kembali ke jalur menuju Cilegon.
2. Jalur Arteri Tangerang-Balaraja-Kragilan (Non Tol)
Jika tidak ingin masuk tol, jalur yang satu ini dapat menjadi opsi. Dari Tangerang langsung menuju Balaraja melalui Jalan Raya Serang. Kemudian, teruskan perjalanan ke arah Kragilan hingga Merak. Selain menghemat biaya, di jalur ini juga tersedia banyak fasilitas umum, seperti SPBU dan rest area yang bisa disinggahi sejenak.
3. Putar Arah ke Desari-Rangkasbitung
Untuk perjalanan yang lebih tenang, pengendara bisa putar balik ke arah Desari. Rute lengkapnya mulai dari Tol Desari - Pamulang - Parung - Ciseeng - Rangkasbitung - Pandeglang - Cilegon - Merak. Meski jarak tempuhnya lebih jauh, rute ini dapat menjadi alternatif yang lebih nyaman karena volume kendaraan yang cenderung tidak sepadat jalur utama.
4. Akses Pesisir Bojonegara
Jalur pesisir Bojonegara merupakan alternatif yang mulai dilirik pemudik belakangan ini. Dari Serang Barat atau Cilegon Timur, pengendara bisa langsung menuju kawasan industri pesisir. Ketika melewati jalur ini, pengendara harus meningkatkan kewaspadaan karena banyak dilalui oleh kendaraan besar. Selain itu, beberapa titik di jalur ini juga lebih sempit daripada jalan utama.
(Astrid Riyani Atmaja/arm)
Loading ...

4 hours ago
1

















































