SK Hynix Kembangkan LPDDR6 1c, RAM Lebih Cepat untuk Mobile

4 hours ago 1

Selular.ID – SK Hynix mengumumkan pengembangan teknologi memori mobile terbaru berbasis LPDDR6 dengan proses manufaktur 1c DRAM, yang dirancang untuk menghadirkan kecepatan lebih tinggi sekaligus efisiensi daya lebih baik dibanding generasi memori sebelumnya.

Teknologi ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan komputasi perangkat mobile generasi berikutnya, termasuk smartphone, perangkat AI di perangkat (on-device AI), serta komputasi berdaya rendah.

Perusahaan semikonduktor asal Korea Selatan tersebut menjelaskan bahwa LPDDR6 merupakan evolusi dari standar memori mobile sebelumnya, seperti LPDDR5 dan LPDDR5X, yang saat ini banyak digunakan pada smartphone kelas menengah hingga flagship.

Pengembangan LPDDR6 dilakukan untuk mengakomodasi peningkatan kebutuhan bandwidth memori, terutama untuk aplikasi berbasis kecerdasan buatan, pemrosesan grafis, dan multitasking intensif pada perangkat mobile modern.

SK Hynix menyatakan bahwa teknologi 1c DRAM merujuk pada generasi keenam dari proses manufaktur DRAM 10 nanometer-class yang dikembangkan perusahaan.

Proses ini dirancang untuk meningkatkan kepadatan sel memori sekaligus menekan konsumsi energi, dua aspek penting bagi perangkat mobile yang mengandalkan efisiensi daya baterai.

Dalam pengembangan LPDDR6 berbasis 1c tersebut, SK Hynix menargetkan peningkatan performa transfer data secara signifikan dibanding standar memori generasi sebelumnya.

Bandwidth memori yang lebih tinggi memungkinkan prosesor smartphone mengakses data lebih cepat, sehingga berdampak pada kinerja aplikasi berat seperti pemrosesan AI, pemotretan komputasional, pengolahan video resolusi tinggi, hingga gaming mobile.

Memori LPDDR, singkatan dari Low Power Double Data Rate, merupakan jenis DRAM yang dirancang khusus untuk perangkat mobile dan perangkat komputasi berdaya rendah.

Berbeda dari DRAM yang digunakan pada komputer desktop atau server, LPDDR dirancang dengan fokus pada efisiensi energi tanpa mengorbankan performa.

Dalam beberapa tahun terakhir, peningkatan performa smartphone tidak hanya bergantung pada chipset, tetapi juga pada kemampuan subsistem memori.

Chipset modern dari berbagai produsen membutuhkan bandwidth memori besar untuk mendukung fitur seperti pemrosesan AI secara lokal, fotografi komputasional multi-frame, hingga pengalaman gaming dengan grafis kompleks.

Teknologi LPDDR6 yang dikembangkan SK Hynix juga dirancang untuk mendukung tren AI on-device, yaitu pemrosesan kecerdasan buatan langsung di perangkat tanpa harus bergantung pada komputasi awan.

Pendekatan ini semakin banyak digunakan untuk meningkatkan privasi pengguna sekaligus mengurangi latensi pada fitur berbasis AI.

Kebutuhan memori berkecepatan tinggi juga meningkat seiring perkembangan teknologi kamera smartphone. Sistem kamera modern sering memproses beberapa frame foto secara simultan untuk menghasilkan gambar akhir dengan kualitas lebih baik.

Proses tersebut memerlukan bandwidth memori besar agar data dapat diproses secara cepat oleh prosesor dan unit pemrosesan gambar (ISP).

Selain sektor smartphone, SK Hynix melihat potensi penggunaan LPDDR6 pada berbagai perangkat komputasi berdaya rendah lainnya, termasuk laptop tipis, perangkat augmented reality, hingga sistem otomotif yang mengandalkan pemrosesan data real-time.

Industri semikonduktor saat ini tengah berfokus pada pengembangan teknologi memori dengan performa lebih tinggi sekaligus efisiensi energi lebih baik.

Hal ini dipicu oleh meningkatnya kebutuhan komputasi dari berbagai sektor teknologi, mulai dari perangkat mobile hingga pusat data dan sistem AI.

Sebagai salah satu produsen memori terbesar di dunia, SK Hynix bersaing dengan perusahaan semikonduktor lain dalam pengembangan teknologi DRAM generasi baru.

Inovasi dalam proses manufaktur dan arsitektur memori menjadi faktor penting untuk mempertahankan daya saing di pasar global yang terus berkembang.

Pengembangan LPDDR6 berbasis 1c DRAM oleh SK Hynix mencerminkan arah evolusi teknologi memori mobile yang semakin berfokus pada kombinasi antara performa tinggi dan efisiensi energi.

Teknologi tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi bagi generasi perangkat mobile berikutnya yang mengandalkan komputasi intensif dan kemampuan kecerdasan buatan langsung di perangkat.

Baca Juga: SK Hynix: Krisis Pasokan DRAM untuk PC Bakal Berlanjut Hingga 2028

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi