Uniknya Istana Burung yang jadi Saksi Bisu Kekaisaran Ottoman di Turki

1 day ago 3

Istana Burung Turki Uniknya Istana Burung yang jadi Saksi Bisu Kekaisaran Ottoman di Turki / Foto: Instagram / @kembaraistanbul

Jakarta, Insertlive -

Turki menyimpan banyak peninggalan sejarah zaman Kekaisaran Ottoman. Salah satu peninggalan Kekaisaran Ottoman unik di Turki adalah Istana Burung.

Peninggalan ini menjadi saksi bisu sejarah dan kepedulian terhadap alam. Kota tua Istanbul memang menjadi salah satu destinasi wisata di Turki, dikarenakan terdapat banyak bangunan-bangunan tua peninggalan sejarah yang masih berdiri kokoh dan indah.

Namun, masih banyak wisatawan yang tidak mengetahui adanya kuş saraylari atau Istana Burung, di bawah atap-atap bangunan peninggalan Kekaisaran Ottoman itu. Bangunan kecil itu terbuat dari batu yang diukir dengan indah.


Bangunan yang menjadi rumah para burung itu konon dibangun sejak abad 16-19 M. Bangunan ini juga menjadi saksi bisu atas kejayaan Kekaisaran Ottoman.

"Setiap istana burung memiliki gaya arsitektur unik dan keindahan detailnya sendiri yang juga mewakili perwujudan belas kasih yang mendalam," jelas Öykü Demir, pemandu wisata lokal Istanbul, dikutip dari DetikTravel, yang melansir BBC, Selasa (6/1).

Awalnya, Kuş Saraylari di bangunan-bangunan megah Kekaisaran Ottoman dibangun dari kebiasaan sedekah yang diajarkan agama Islam. Seperti diketahui, Islam mengajarkan bahwa sedekah merupakan salah satu ladang pahala.

Tak hanya kepada sesama manusia, kebiasaan ini juga diterapkan kepada hewan-hewan di seluruh wilayah kekaisaran Ottoman. Bahkan, yayasan keagamaan sampai memberikan dana untuk memberikan pakan kepada hewan-hewan liar, seperti anjing, kucing, kuda, unta, keledai, dan burung.

Istana Burung ini diketahui sudah ada sejak masa Kekaisaran Seljuk, dinasti Muslim Sunni yang memimpin Asia Tengah hingga Turki Modern. Hal ini berdasarkan dari arsitektur Istana Burung pada abad ke-13 M yang memiliki lubang-lubang kecil.


Sementara itu, pada masa Kekaisaran Ottoman, arsitektur Istana Burung diperbarui dengan ukiran khas Timur Tengah, seperti bangunan-bangunan megah pada abad ke-16 M.

Pada abad ke-18 M, kreativitas arsitektur di Istanbul mulai mengikuti budaya Eropa, akibat pengaruh gerakan Barok dan Rakoko. Sehingga membuat Istanbul mulai menjadi destinasi wisata.

"Di Turki, Barok Ottoman disebut gaya baru dan penekanan diberikan pada kebaruan dan kreativitas pada jenis dan ukiran batu baru dengan gaya yang sedikit berlebihan," tutur Öykü Demir.

Namun, tidak semua bangunan bersejarah di Turki memiliki Istana Burung. Istana Burung hanya bisa ditemukan di beberapa lokasi tertentu, salah satunya Istanbul.

Istanbul menjadi salah satu kota yang memiliki Istana Burung terbanyak. Seperti diketahui, Istanbul merupakan pusat utama peninggalan sejarah Kekaisaran Ottoman.

Selain Istanbul, Istana Burung juga dapat ditemukan di beberapa daerah lainnya, seperti, Edirne, Van, dan Doğubeyazıt. Namun, jumlahnya tak sebanyak di Istanbul.

Namun, ada dua Istana Burung yang paling terkenal dan terawat dengan baik di Istanbul. Istana Burung tersebut terletak di Masjid Yeni Valide di distrik Üsküdar.

Pasalnya, Istana Burung di sana memiliki keunikan, yakni bentuknya yang menyerupai masjid mini, dengan kubah di bagian tengahnya. Tak hanya itu, juga terdapat dua menara kecil di sisi kanan dan kiri.

Istana Burung di Masjid Yeni Valide menjadi salah satu destinasi wisata menarik, dikarenakan detail arsitekturnya yang rumit, tetap terjaga dengan baik.

(kpr/fik)

Tonton juga video berikut:



snap logo

SNAP! adalah kanal video vertikal yang menyajikan konten infotainment singkat, cepat, dan visual. SNAP! menghadirkan cuplikan selebriti, tren viral, hingga highlight interview.

LEBIH LANJUT

Loading Loading

BACA JUGA

detikNetwork

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi