CNN Indonesia
Rabu, 07 Jan 2026 17:30 WIB
Ilustrasi. Waspada, gagal ginjal kronis bisa menyerang siapa saja. (istockphoto/blueshot)
Jakarta, CNN Indonesia --
Penyakit gagal ginjal kronis adalah masalah kesehatan yang sering berkembang tanpa gejala, sehingga banyak orang baru menyadarinya saat fungsi ginjal sudah menurun signifikan.
Tren global menunjukkan, kondisi penyakit gagal ginjal kronis ini semakin mengkhawatirkan. Laporan The Lancet mencatat penyakit tersebut sebagai penyebab kematian ke-9 dunia pada 2023 dengan hampir 1,5 juta kematian.
Studi IHME dalam Global Burden of Disease Study 2023 juga menyebut lebih dari 788 juta orang dewasa hidup dengan penyakit ini, dan jumlahnya meningkat dua kali lipat sejak 1990.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa itu gagal ginjal kronis?
Dilansir dari Mayo Clinic, gagal ginjal kronis adalah kondisi ketika fungsi ginjal menurun secara bertahap. Ginjal yang seharusnya menyaring limbah dan kelebihan cairan dari darah tidak lagi bekerja optimal, sehingga berbagai zat dapat menumpuk dalam tubuh.
Pada tahap awal, kondisi ini sering tidak menunjukkan gejala, sehingga banyak orang baru menyadarinya ketika kerusakan sudah parah.
Apabila sudah parah, penanganan biasanya berfokus untuk memperlambat kerusakan ginjal dengan mengatasi penyebabnya, namun kerusakan tetap dapat berlanjut hingga mencapai tahap akhir yang membutuhkan dialisis atau transplantasi ginjal.
Penyebab gagal ginjal kronis?
Penyakit gagal ginjal kronis dapat disebabkan oleh penyakit atau kondisi yang mengganggu fungsi ginjal dalam jangka panjang. Beberapa penyebab utamanya meliputi:
1.Diabetes tipe 1 atau tipe 2
Kadar gula darah tinggi dalam waktu lama dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal.
2.Tekanan darah tinggi (hipertensi)
Hipertensi dapat merusak jaringan ginjal dan mengganggu kemampuannya menyaring darah.
3.Glomerulonefritis
Peradangan pada glomeruli, yaitu peradangan yang terjadi pada bagian penyaring kecil dalam ginjal.
4.Interstitial nephritis
Peradangan pada tubulus ginjal dan jaringan di sekitarnya.
5.Penyakit ginjal kistik turunan
Termasuk poly cystic kidney disease yang menyebabkan terbentuknya banyak kista di ginjal.
6.Sumbatan saluran kemih jangka panjang
Disebabkan oleh pembesaran prostat, batu ginjal, atau kanker tertentu.
7.Vesicoureteral reflux
Kondisi ketika urine mengalir balik ke ginjal, menyebabkan kerusakan berulang.
8.Infeksi ginjal berulang (pyelonephritis)
Infeksi yang terjadi berulang kali dapat merusak jaringan ginjal secara bertahap.
Cara mencegah penyakit gagal ginjal kronis
Beberapa langkah berikut dapat membantu mencegah risiko penyakit ginjal kronis, meliputi:
- Mengikuti aturan penggunaan obat, terutama obat pereda nyeri yang dijual bebas
- Menjaga berat badan ideal melalui pola makan dan aktivitas fisik
- Berhenti merokok
- Mengontrol kondisi medis seperti diabetes dan hipertensi
- Berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan fungsi ginjal secara berkala
Memahami penyebab, gejala, dan faktor risiko gagal ginjal kronis penting untuk mendorong deteksi dini dan pencegahan. Dengan menjaga kesehatan tubuh dan rutin memeriksakan kondisi ginjal, risiko kerusakan lebih lanjut dapat diminimalkan.
(avd/tis)

1 day ago
8











































