FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Akademisi Universitas Indonesia (UI), Ronnie H. Rusli, kembali memberikan pandangannya terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Dikatakan Ronnie, anggaran program MBG seharusnya dialihkan ke sektor pendidikan.
Menurutnya, manfaat jangka panjang pendidikan gratis lebih berdampak dibandingkan program makan gratis.
Usul Anggaran MBG Dialihkan ke Pendidikan
Ronnie secara tegas menyebut penggunaan anggaran MBG akan lebih efektif jika difokuskan pada pendidikan.
“Jauh lebih bagus uang MBG untuk pendidikan gratis," ujar Ronnie dikutip fajar.co.id, Rabu (25/3/2026).
Manfaat Program Dipertanyakan
Ronnie juga mempertanyakan output dari program MBG. Ia menilai manfaatnya tidak memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.
“Daripada makan seperti untuk binatang dan produk akhirnya cuma jadi tai dibuang di jamban," ucapnya.
Pernyataan itu pun memicu pro dan kontra di kalangan warganet karena dianggap sangat kontroversial.
Berpotensi Picu Mental Ketergantungan
Tidak berhenti di situ, Ronnie juga menilai program MBG berpotensi menumbuhkan mental ketergantungan pada masyarakat.
“MBG hanya bikin manusia seperti binatang piaraan hidup tunggu makanan datanng dan jadi bangsa pemalas," tandasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan program tersebut tidak akan dihentikan karena dinilai menyangkut kebutuhan dasar anak-anak serta masa depan sumber daya manusia Indonesia.
Ia menegaskan bahwa permintaan penghentian program MBG tidak tepat, terutama bagi mereka yang tidak melihat langsung kondisi anak-anak yang mengalami kekurangan gizi.


















































