Jakarta, CNN Indonesia --
Penyedia indeks global FTSE Russell kembali mengeluarkan sejumlah saham Indonesia dari indeks acuannya.
Kali ini, empat saham nasional dicoret dari FTSE Global Equity Index Series (GEIS) Mid Cap Index dan Micro Cap Index, termasuk PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL).
Berdasarkan pengumuman FTSE Russell pada laman Bursa Efek London (LSEG), GOTO dan NCKL dikeluarkan dari GEIS Mid Cap Index karena dinilai tidak lagi memenuhi persyaratan indeks setelah tercatat di Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) dan PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) dicoret dari GEIS Micro Cap Index setelah gagal memenuhi proses peninjauan indeks atau failed surveillance stocks screen.
Keputusan tersebut akan berlaku efektif pada 22 Juni 2026. Setelah tanggal tersebut, GOTO, NCKL, DOID, dan CNMA tidak lagi tercatat sebagai konstituen dalam FTSE Global Equity Index Series (GEIS) sesuai hasil tinjauan berkala FTSE Russell.
"Efektif mulai 22 Juni 2026 karena sekuritas tersebut terdaftar di Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia, yang merupakan segmen pasar yang tidak memenuhi syarat untuk GEIS, dan sesuai dengan Perlakuan Indeks Indonesia untuk Tinjauan Indeks Juni 2026," tulis FTSE Russell dalam pengumuman resminya, Selasa (2/6).
Papan Pengembangan BEI merupakan segmen pencatatan yang tidak masuk dalam kriteria kelayakan FTSE Global Equity Index Series. Karena itu, saham-saham yang berada pada papan tersebut berpotensi dikeluarkan dari indeks FTSE Russell.
Pencoretan empat saham ini menambah daftar emiten Indonesia yang sebelumnya lebih dulu dikeluarkan dari indeks FTSE Russell pada tinjauan Mei 2026.
Saat itu, FTSE Russell mengeluarkan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ), PT Hillcon Tbk (HILL), dan PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA).
DSSA dikeluarkan dari GEIS Large Cap Index karena gagal memenuhi ketentuan kepemilikan saham publik minimum atau high shareholding concentration (HSC).
Sementara itu, DAAZ dicoret dari GEIS Micro Cap Index karena memiliki tingkat free float di bawah batas minimum yang dipersyaratkan.
Adapun HILL dan MLIA dikeluarkan dari indeks yang sama karena tidak lolos proses peninjauan berkala saham.
(lau/sfr)
Add
as a preferred source on Google

10 hours ago
4

















































