Iran Tolak Normalisasi di Bawah Tekanan, Lancarkan Rudal untuk Mendukung Serangan Hizbullah

3 hours ago 1
Ilustrasi rudal Iran - AP

FAJAR.CO.ID, TEHERAN -- Republik Islam Iran menegaskan musuh-musuhnya yakni Amerika Serikat, Israel dan sekutunya telah menghadapi kekalahan strategis, memperingatkan bahwa stabilitas regional dan pasar energi bergantung pada persyaratan Teheran.

Komando militer Iran telah mengeluarkan peringatan keras kepada musuh-musuhnya, menyatakan bahwa kekuatan strategis kini telah berubah menjadi kekalahan strategis, sambil dengan tegas menolak prospek kesepakatan apa pun dalam kondisi saat ini.

Dalam pernyataan video yang baru dirilis, Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaghari, juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran, mengatakan bahwa keseimbangan kekuatan telah bergeser secara signifikan melawan mereka yang menyerang Republik Islam.

Zolfaghari menyatakan bahwa kekuatan strategis yang sering dibanggakan oleh musuh-musuh Iran telah runtuh, menggambarkan situasi saat ini sebagai kegagalan nyata bagi mereka yang mengklaim dominasi global.

“Mereka yang mengklaim sebagai negara adidaya dunia, jika mereka mampu keluar dari kesulitan ini, mereka pasti sudah melakukannya sekarang,” katanya merujuk pada Amerika Serikat.

Teheran Menolak Normalisasi di Bawah Tekanan

Pejabat Iran itu menolak setiap upaya untuk membingkai kekalahan sebagai kesepakatan, memperingatkan pihak lawan agar tidak mengubah citra kemunduran sebagai diplomasi.

“Jangan sebut kekalahan Anda sebagai kesepakatan,” katanya, menambahkan, “Waktu janji-janji Anda telah berakhir.”

Zolfaghari menambahkan bahwa perpecahan internal di antara pihak lawan Iran telah mencapai titik di mana mereka bernegosiasi dengan diri sendiri, merujuk pada meningkatnya perbedaan pendapat di kalangan politik dan militer Barat dan Israel mengenai arah konfrontasi.

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi