Masalah Serupa Timnas Indonesia Senior dan U-17: Penalti dan Finishing

21 hours ago 5

CNN Indonesia

Sabtu, 05 Apr 2025 18:09 WIB

Timnas Indonesia, baik senior maupun U-17, menunjukkan kekurangan serupa yaitu masalah penyelesaian akhir dan eksekusi penalti yang perlu segera dibenahi. Pemain Timnas Indonesia U-17 Daniel Alfrido saat melawan Korea Selatan. (Dok PSSI)

Jakarta, CNN Indonesia --

Timnas Indonesia, baik senior maupun U-17, menunjukkan kekurangan serupa yaitu masalah penyelesaian akhir dan eksekusi penalti yang perlu segera dibenahi.

Dalam pertandingan yang melibatkan Timnas Indonesia senior, Kevin Diks menjadi sorotan setelah gagal mengeksekusi penalti yang cukup krusial saat melawan Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Sydney pada 20 Maret lalu.

Saat itu penalti Kevin Diks pada menit kedelapan membentur tiang gawang Australia. Sebelumnya di laga yang sama, tepatnya pada menit kelima Indonesia juga dapat peluang emas untuk mencetak gol lewat sundulan Jay Idzes, namun masih bisa ditepis kiper Australia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Timnas Indonesia U-17 juga mengalami hal serupa saat melawan Korea Selatan di Piala Asia U-17 2025, Jumat (4/4), saat Evandra Florasta sempat gagal memanfaatkan kesempatan penalti.

Untungnya penalti yang sempat diblok kiper Korea bisa diteruskan lagi oleh Evandra menjadi gol penentu kemenangan Indonesia 1-0 atas Korea.

Tak hanya penalti, penyelesaian akhir yang kurang tajam juga menjadi masalah besar Timnas Indonesia yang harus segera diperbaiki.

Dalam laga melawan Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 mendapatkan beberapa peluang emas yang bisa menjadi gol.

Salah satu peluang terbaik didapatkan penyerang Timnas Indonesia U-17 Mochamad Mierza Fijatullah. Sayang, Mierza gagal mencetak gol meski sudah berada dalam posisi one-on-one dengan kiper lawan.

Peluang emas seperti ini yang seharusnya berujung pada gol, justru terbuang sia-sia. Catatan ini menambah daftar masalah dalam lini serang Timnas Indonesia U-17.

Hal ini menjadi catatan penting bahwa penyelesaian akhir, terutama dalam situasi-situasi krusial seperti penalti dan peluang satu lawan satu, membutuhkan pembenahan.

Baik Timnas Indonesia senior maupun junior tampaknya harus segera melakukan latihan khusus untuk meningkatkan akurasi dan ketenangan dalam eksekusi penalti, serta kejelian dalam memanfaatkan setiap peluang yang tercipta di depan gawang.

Hal ini penting agar ke depan para pemain perlu lebih matang dalam menyelesaikan peluang agar bisa lebih efektif dalam setiap pertandingan.

[Gambas:Video CNN]

(rhr/rhr/nva)

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi