Penyebab Kedutan, Apa Benar Berhubungan dengan Klenik?

4 days ago 11

Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --


Kedutan di area otot tertentu dianggap berkaitan dengan pertanda akan terjadi sesuatu. Padahal fenomena kedutan bisa dijelaskan secara medis.

Sebagian orang meyakini kedutan jadi suatu petunjuk akan terjadi sesuatu. Dari kacamata medis, kedutan merupakan kondisi kontraksi otot.

Otot terdiri dari serat yang dikendalikan saraf. Ketika ada rangsangan atau kerusakan saraf, kemudian terasa kontraksi atau kedutan otot.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyebab kedutan

Anda tidak perlu sampai 'overthinking' hanya karena merasakan kedutan, misal, di area mata, bibir atau area lain di tubuh. Pasalnya banyak juga mitos yang berkembang kalau kedutan di area tertentu akan terjadi hal buruk.

Lagi pula, penyebab kedutan ada beragam yang jelas bukan karena akan tertimpa hal buruk seperti mitos yang berkembang.

Berikut beberapa penyebab kedutan di area tubuh tertentu:

1. Kurang minum

Kurang minum jadi salah satu penyebab kedutan. Otot dikaitkan dengan keseimbangan air dan ektrolit dalam tubuh.

Akan tetapi Anda juga perlu hati-hati sebab minum terlalu banyak air bisa mengencerkan elektrolit dalam tubuh.

Melansir Medical News Today, studi pada 2019 menemukan minum air setelah dehidrasi akibat olahraga bisa meningkatkan risiko kram otot karena perubahan mendadak pada kadar elektrolit.

2. Kurang tidur

Beberapa orang merasakan kedutan saat kelelahan atau kurang tidur. American Academy of Ophthalmology juga menyebut umumnya kurang tidur biasanya memicu kedutan kelopak mata.

3. Terlalu banyak konsumsi kafein

Kedutan bisa disebabkan konsumsi kafein berlebihan. Kafein tidak hanya terdapat pada kopi tapi juga teh, minuman energi dan cokelat.

Kafein termasuk zat stimulan. Kedutan akibat kafein pun bisa dirasakan di berbagai area otot.

4. Kekurangan nutrisi tertentu

Kekurangan beberapa nutrisi tertentu bisa memicu kedutan seperti, kalsium, magnesium, vitamin D dan B12. Tak hanya kedutan, kekurangan kalsium akan memicu kram otot, sementara kekurangan vitamin B12 bisa memicu kesemutan, kepala pening dan kelelahan.

Ilustrasi binaragawanIlustrasi. Area otot manapun di tubuh bisa mengalami kedutan. (Pixabay/bycfotografem)

5. Stres dan kecemasan

Penyebab kedutan salah satunya stres dan kecemasan. Melansir Healthline, gejala masalah kesehatan bisa muncul secara fisik. Stres dan kecemasan bisa mengakibatkan 'nervous tic' atau 'psychogenic tic' dan memengaruhi otot mana pun di seluruh tubuh.

6. Ketidakseimbangan elektrolit

Dehidrasi bisa disebabkan ketidakseimbangan elektrolit dan ini bisa menyebabkan kedutan. Kadar elektrolit tubuh tidak seimbang biasanya disebabkan keringat berlebihan, olahraga intens, kemudian kehilangan cairan karena diare atau muntah.

7. Penggunaan nikotin

Punya kebiasaan merokok? Bisa jadi hal ini yang memicu kedutan yang belakangan sering dirasakan. Rokok dan produk lain yang mengandung nikotin bisa mengakibatkan kedutan otot khususnya pada kaki.

8. Aktivitas fisik intens

Aktivitas fisik, olahraga intens memicu akumulasi asam laktat pada otot. Asam laktat ini membuat tubuh lelah dan bisa mengarah pada kedutan terutama di area yang penumpukan asam laktatnya banyak.

[Gambas:Video CNN]

(els/tis)

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi