Jakarta, CNN Indonesia --
Dalam beberapa waktu terakhir, istilah 'nolep' ramai jadi perbincangan di media sosial. Nolep sendiri merupakan plesetan dari 'no life'.
Secara harfiah, 'no life' berarti tidak punya kehidupan. Namun dalam konteks kehidupan di zaman kiwari, nolep bisa diartikan pada seseorang yang kurang bersosialisasi dan menghabiskan waktu melakukan hal-hal yang kurang berguna.
Orang dengan nolep biasanya menghabiskan hari libur seharian dengan bermain gim tanpa berinteraksi dengan dunia luar. Selain gim, ada juga orang yang gemar menonton film dalam waktu lama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebiasaan-kebiasaan di atas membuat seseorang terlepas dari dunia luar.
Namun, bukan berarti seorang introvert juga merupakan seseorang tanpa kehidupan atau 'no life'.
Individu introvert bisa saja lebih sering mengasingkan diri. Tapi, mereka umumnya memiliki kehidupannya sendiri dengan cara tetap produktif.
Namun, jika seseorang menghindari dunia luar hingga mengabaikan banyak hal seperti kesehatan, maka nolep bisa menjadi masalah. Nolep bisa mengarah pada kesepian, kecemasan sosial, atau depresi jika tidak diimbangi dengan aktivitas lain.
Ciri-ciri seorang nolep
Ada beberapa ciri-ciri yang menggambarkan seorang nolep. Berikut di antaranya, melansir Life Hack.
1. Menghabiskan waktu dengan hal-hal yang seharusnya tidak dilakukan
Hal-hal seperti bermain gim, menonton film dan TV, atau berselancar di internet sepanjang hari tak sepatutnya dilakukan untuk menghabiskan waktu luang.
Perhatikan kehidupan Anda dengan serius. Evaluasi hal-hal yang Anda lakukan untuk menghabiskan waktu, apakah bermanfaat dan bisa mengubah Anda menjadi pribadi yang lebih baik.
2. Sering mengeluh
Ilustrasi. Sering mengeluh, salah satu ciri-ciri nolep. (iStockphoto)
Beberapa orang dengan nolep biasanya kewalahan dengan hidupnya. Maka, salah satu hal yang kerap dilakukan mereka adalah tak henti-hentinya mengeluh.
Padahal, mengeluh hanya bisa memancarkan energi negatif dan membuat Anda menjadi mandek serta tak bisa bergerak maju.
3. Sering bicara negatif pada diri sendiri
Self talk bisa membangun, tapi juga sekaligus menghancurkan diri. Pada orang nolep, self talk umumnya bersifat negatif.
Misalnya, Anda mengatakan pada diri sendiri bahwa Anda kurang pintar untuk mendapatkan promosi di kantor.
4. Tidak terinspirasi
Setiap orang seharusnya memiliki minat terhadap beberapa hal. Hal ini bisa diartikan sebagai hobi.
Namun, orang dengan nolep biasanya tak memiliki minat pada apa pun.
5. Tidak suka merencanakan masa depan
Hidup pada saat ini memang benar adanya. Namun, terkadang Anda juga harus melihat ke depan dan menentukan arah hidup.
Hidup tanpa rencana akan membuat Anda ibarat perahu yang berlayar tanpa tujuan hingga terombang-ambing di tengah laut.
6. Kecanduan ponsel
Setiap orang di zaman kiwari rasanya tak bisa hidup tanpa ponsel, apalagi orang-orang dengan nolep.
Sering kali kehadiran ponsel membuat seseorang lupa akan segalanya. Dengan begitu, Anda akan kehilangan waktu yang sebenarnya berharga.
7. Tak berani meninggalkan zona nyaman
Hidup di zona nyaman memang akan terasa mudah. Tapi, sampai kapan Anda akan terus berada di zona tanpa tantangan ini?
Orang dengan nolep biasanya akan pasrah terhadap hidupnya saat ini, yang mereka anggap sebagai zona nyaman. Mereka tak akan berani menerima tantangan anyar dalam hidup.
(asr/asr)