CNN Indonesia
Jumat, 28 Feb 2025 01:00 WIB

Jakarta, CNN Indonesia --
Arsenal menjalani bulan Februari dengan catatan yang kurang menyenangkan. Mereka tersisih di ajang Piala Liga dan tak bisa mengimbangi laju Liverpool dalam perburuan gelar Liga Inggris.
Arsenal mengawali bulan Februari dengan hasil fantastis. Mereka sukses menghajar Manchester City dengan skor telak 5-1. Maartin Odegaard, Thomas Partey, Myles Lewis-Skelly, Kai Havertz, dan Ethan Nwaneri bergantian membobol gawang Man Cit.
Namun usai catatan gemilang itu, Arsenal mulai kehilangan kemampuan terbaik mereka. The Gunners tersingkir dari ajang Piala Liga usai kalah 0-2 dari Newcastle. Kekalahan itu membuat Arsenal tersingkir dengan agregat 0-4.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai kegagalan di Piala Liga, Arsenal coba kembali fokus ke perburuan gelar Liga Inggris. Mereka sempat menang 2-0 di markas Leicester City.
Namun setelah itu, Arsenal malah gagal menang di dua laga beruntun. Arsenal kalah 0-1 dari West Ham di Stadion Emirates lalu hanya bermain imbang tanpa gol lawan Nottingham Forest.
Kondisi itu membuat selisih poin Arsenal dan Liverpool kini makin melebar. Arsenal saat ini tertinggal 13 poin dari The Reds.
Odegaard dan kawan-kawan memang masih punya sisa satu laga lebih banyak. Tetapi andai bisa memperkecil selisih menjadi 10 poin pun, jarak tersebut masih terbilang besar dengan sisa 10 laga di depan mata.
Tantangan bagi Arsenal makin berat mengingat laga-laga terjal menanti di depan mata. The Gunners akan bertarung melawan PSV Eindhoven dalam rangkaian laga kandang-tandang babak 16 besar Liga Champions. Selain itu ada pula duel lawan Manchester United dan Chelsea secara beruntun di Liga Inggris.
(jun/ptr)