Jam Mandi Wajib di Bulan Ramadan: Tata Cara dan Waktu yang Dianjurkan

1 month ago 15

Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Bulan Ramadan adalah bulan suci yang penuh berkah bagi umat Islam. Selain menunaikan ibadah puasa, menjaga kebersihan dan kesucian diri juga menjadi hal yang penting.

Salah satu hal yang sering dipertanyakan adalah tentang mandi wajib, terutama terkait waktu yang tepat mandi wajib agar ibadah puasa tetap sah.

Apa itu mandi wajib?

Mandi wajib adalah mandi yang dilakukan untuk menghilangkan hadas besar. Dalam Islam, mandi wajib menjadi syarat sah untuk melaksanakan ibadah tertentu, seperti salat dan puasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seseorang diwajibkan mandi wajib dalam beberapa kondisi, seperti:

1. Setelah berhubungan suami istri.
2. Setelah mimpi basah atau keluar air mani.
3. Setelah haid atau nifas bagi wanita.
4. Setelah masuk Islam bagi mualaf yang sebelumnya tidak beragama Islam.

Jam mandi wajib di bulan Ramadan

Saat menjalankan ibadah puasa, mandi wajib harus dilakukan sebelum waktu subuh agar kondisi suci saat memulai ibadah puasa. Berikut waktu-waktu yang dianjurkan untuk mandi wajib:

1. Sebelum waktu subuh

  • Jika seseorang dalam keadaan junub (hadas besar), disunahkan untuk mandi wajib sebelum waktu subuh agar dapat melaksanakan sahur dan Salat Subuh dalam keadaan suci.
  • Jika belum mandi sebelum subuh, puasanya tetap sah, tetapi dianjurkan segera mandi sebelum melaksanakan Salat Subuh.

2. Setelah haid atau nifas

  •  Bagi wanita yang selesai haid atau nifas di malam hari, dianjurkan untuk mandi wajib sebelum subuh agar dapat menjalankan ibadah puasa keesokan harinya dengan suci.
  • Jika haid atau nifas selesai di siang hari, mandi wajib bisa dilakukan segera, tetapi puasanya tetap batal dan baru bisa berpuasa keesokan harinya.

3. Sebelum melaksanakan salat

  • Jika seseorang baru saja mengalami hadas besar di siang hari, ia boleh mandi wajib kapan saja, tetapi tidak boleh salat sebelum mandi wajib.
  • Jika ingin melaksanakan ibadah lainnya, seperti membaca Al-Qur'an atau iktikaf di masjid, mandi wajib harus dilakukan terlebih dahulu.

Tata cara mandi wajib yang benar

Agar mandi wajib sah dan sesuai syariat Islam, berikut tata cara yang harus dilakukan:

1. Niat

Niat dalam hati untuk menghilangkan hadas besar karena Allah.

Bacaan niat:

Nawaitul ghusla li raf'il hadatsil akbari lillahi ta'ala

Artinya: Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar karena Allah Ta'ala.

2. Membasuh kedua tangan

Cuci tangan sebanyak tiga kali sebelum memasukkan tangan ke dalam wadah air.

3. Membersihkan area tubuh yang tertutup kotoran

Bersihkan bagian tubuh yang terkena najis, seperti kemaluan dan kotoran lainnya.

4. Berwudu

Lakukan wudu seperti sebelum salat.

5. Menyiram kepala

Siram kepala tiga kali hingga merata sampai ke kulit kepala.

6. Membasuh seluruh tubuh

Ratakan air ke seluruh tubuh, mulai dari sisi kanan lalu sisi kiri.

Pastikan tidak ada bagian tubuh yang tertinggal, termasuk sela-sela jari, lipatan tubuh, dan rambut.

[Gambas:Video CNN]

Mandi wajib di bulan Ramadan harus dilakukan sebelum subuh jika seseorang dalam keadaan junub agar dapat melaksanakan ibadah dengan suci.

Namun, jika seseorang belum sempat mandi sebelum subuh, puasanya tetap sah, tetapi harus segera mandi sebelum melaksanakan salat.

Dengan menjaga kebersihan dan kesucian, ibadah puasa pun dapat dijalankan dengan lebih khusyuk dan sempurna.

(isn/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi