Marselino Soal Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026: Sangat Yakin

3 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Marselino Ferdinan amat optimistis Timnas Indonesia bisa menutup kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan kabar baik, lolos ke putaran final yang berlangsung di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.

Marselino merupakan salah satu pemain yang rutin membela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pemain jebolan Persebaya Surabaya itu tak selalu tampil, namun sempat mencuri perhatian khususnya saat mencetak dua gol ke gawang Arab Saudi.

Saat ini Timnas Indonesia menempati peringkat ketiga di klasemen Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan mengantongi enam poin. Skuad Garuda tertinggal 10 poin dari Jepang, dan terpaut satu poin dari Australia. Sementara Indonesia hanya unggul selisih gol atas Arab Saudi, Bahrain, dan China.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim Merah Putih masih memiliki empat pertandingan lagi, menghadapi Australia, Bahrain, China, dan Jepang. Menghadapi laga-laga krusial, Marselino yakin Timnas Indonesia akan menorehkan tinta emas dalam ajang sepak bola dunia.

"Ya, sangat yakin [lolos ke Piala Dunia 2026]," kata Marselino dalam wawancara di YouTube Oxford United.

Marselino berharap para pemain, termasuk dirinya bisa tampil apik dalam sisa laga Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

"Sebagai pemain kami hanya bisa melakukan yang terbaik, dan tidak terlalu fokus tekanan dan sebagainya. Kita hanya ingin melakukan di dalam dan luar lapangan dengan baik, ya kita lihat hasilnya selangkah demi selangkah. Kami nggak terlalu melihat lawan tapi kami mau habis-habisan satu lawan satu saja." ucap pemain yang pernah bermain di liga Belgia tersebut.

Mengenai kehadiran Patrick Kluivert menggantikan Shin Tae Yong di kursi pelatih Timnas Indonesia, Marselino mengaku penasaran karena belum pernah bertemu dengan mantan penyerang Belanda tersebut.

"Ya, saya mencoba melihat ke depan dan ingin bertemu dengan dia (Patrick Kluivert) dan saya ingin tahu bagaimana dia membangun tim sama bagaimana taktik yang mau dimainkan. Karena kita tahu pelatih sebelumnya juga menggunakan taktik yang berbeda dengan pelatih sekarang, Karena pelatih sebelumnya kita pakai taktik dari Korea, kita tahu dia berasal dari Korea jadi dia lebih disiplin, terutama soal bertahan, kerja keras dan lain-lain."

"Untuk pelatih sekarang, kita tahu berasal dari Belanda dengan filosofi total football. Jadi menarik untuk ditunggu bagaimana taktiknya dan bagaimana dia membangun kerja sama antara pemain dan pelatih. Saya juga tertarik soal itu," jelas Marselino.

[Gambas:Video CNN]

(nva/rhr)

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi