Wabah Influenza Terburuk Serang Jepang, Turis Diminta Tunda Perjalanan

1 month ago 30

8000 Hoki Online Platform web Slot Maxwin Japan Terbaik Mudah Lancar Jackpot Full Terus

hokikilat.com Situs website Slot Gacor China Online Gampang Lancar Jackpot Full Online

1000 Hoki Online List Demo situs Slot Maxwin Myanmar Terpercaya Pasti Lancar Jackpot Online

5000 hoki ID situs Slots Gacor Japan Terbaru Pasti Lancar Menang Non Stop

7000 Hoki Online Data Demo website Slot Maxwin Terpercaya Pasti Lancar Win Full Banyak

9000hoki Login server Slots Gacor Thailand Terbaik Mudah Scatter Full Banyak

Alternatif Platform game Slots Gacor server Thailand Terbaru Pasti Menang Terus

Idagent138 Daftar Slot Gacor

Luckygaming138 login Akun Slot Game Terbaik

Adugaming login Akun Slot Game Online

kiss69 login Id Slot Anti Rungkad Terpercaya

Agent188 Id Slot Anti Rungkat

Moto128 Daftar Slot Anti Rungkad Terbaik

Betplay138 Id Slot Gacor Terpercaya

Letsbet77 Id Slot Anti Rungkat Terpercaya

Portbet88 Slot Anti Rungkad Terbaik

Jfgaming168 Id Slot Game Terbaik

MasterGaming138 login Id Slot Game Online

Adagaming168 Daftar Id Slot Anti Rungkad Terbaik

Kingbet189 login Slot Anti Rungkat Terbaik

Summer138 Id Slot Game

Evorabid77 Daftar Slot Anti Rungkat Terpercaya

tim | CNN Indonesia

Jumat, 07 Feb 2025 20:15 WIB

Jepang menghadapi salah satu wabah influenza terburuk dalam beberapa dekade terakhir menyusul jumlah kasus influenza terkini mencapai rekor tertinggi sejak 1999 Jepang menghadapi salah satu wabah influenza terburuk dalam beberapa dekade terakhir menyusul jumlah kasus influenza terkini mencapai rekor tertinggi sejak 1999. (Foto: REUTERS/ISSEI KATO)

Jakarta, CNN Indonesia --

Jepang tengah menghadapi salah satu wabah influenza terburuk dalam beberapa dekade terakhir menyusul jumlah kasus influenza terkini mencapai rekor tertinggi sejak 1999.

Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang mencatat sekitar 317.812 kasus influenza yang dilaporkan di 5.000 fasilitas medis selama pekan terakhir Desember 2024. Angka ini setara dengan rata-rata 64,39 pasien per fasilitas, lebih dari dua kali lipat ambang batas peringatan yang ditetapkan Jepang yakni 30 pasien per fasilitas medis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lonjakan kasus ini dikaitkan dengan meningkatnya mobilitas selama musim liburan.

Beban terhadap fasilitas kesehatan semakin diperparah oleh kelangkaan obat antivirus utama, termasuk Tamiflu, karena perusahaan farmasi besar kesulitan memenuhi lonjakan permintaan.

Beberapa pemasok bahkan mengumumkan penghentian distribusi sementara, dengan perkiraan ketersediaan kembali antara akhir Januari hingga akhir Februari.

Wabah influenza di Jepang ini juga semakin disorot setelah aktris Taiwan, Barbie Hsu, meninggal dunia usai berlibur dari Jepang. Aktris berusia 48 tahun yang dikenal lewat perannya dalam drama Taiwan Meteor Garden itu dilaporkan mengalami pneumonia akibat influenza dan meninggal akibat komplikasi pada 2 Februari lalu.

Kepergian Barbie Hsu memicu kekhawatiran mengenai ketidakpastian komplikasi influenza, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan bawaan.

Pejabat kesehatan terus mengimbau masyarakat untuk melakukan vaksinasi, memperingatkan bahwa berbagai jenis flu masih berpotensi menyebar. Dikutip dari Weekly Asia, para pelancong yang akan ke Jepang juga disarankan untuk mengambil langkah pencegahan, seperti mengenakan masker dan memantau kondisi kesehatan mereka secara ketat.

Seorang dokter di Thailand bahkan mengimbau wisatawan dari negaranya untuk mempertimbangkan kembali rencana perjalanan mereka ke Jepang, mengingat negara tersebut telah mencatat 9,523 juta kasus influenza dalam 144 hari terakhir.

Asisten direktur Rumah Sakit Maharat Nakhon Ratchasima, Dr. Jade Boonyawongwiroj, menyarankan agar wisatawan yang tidak dapat menghindari perjalanan ke Jepang membawa obat anti-influenza, seperti Oseltamivir.

Dikutip The National pada Selasa (4/2), Jade menyoroti bahwa beberapa wilayah di Tokyo memiliki tingkat infeksi yang tinggi hingga beberapa rumah sakit menolak menerima pasien yang tidak dalam kondisi serius.

Ia menggambarkan wabah influenza di Jepang sebagai kondisi yang parah, dengan rata-rata 66.132 kasus baru per hari selama 144 hari terakhir.

(rds/rds)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi