Polemik Ayam Mentah MBG Sumba Timur, Sekolah dan Vendor Saling Tuduh

4 hours ago 1

CNN Indonesia

Rabu, 26 Feb 2025 02:33 WIB

Pembagian makanan bergizi gratis (MBG) di Sumba Timur, NTT diwarnai penemuan menu ayam goreng yang masih kemerahan dan dianggap masih belum matang. Ilustrasi menu makanan bergizi gratis (MBG). (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

Kupang, CNN Indonesia --

Pembagian makanan bergizi gratis (MBG) di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) diwarnai penemuan menu ayam goreng yang masih terlihat bagian dalamnya kemerahan dan dianggap masih belum matang atau mentah.

Menu MBG yang dinilai masih mentah dalam kotak MBG tersebut ditemukan saat siswa Kelas VI di SD Inpres 3 Waingapu, Sumba Timur akan menyantap MBG yang dibagikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Waingapu, pada Rabu (19/2) lalu.

Kepala SDI Waingapu 3,Hamuli Ngguna Manggil yang dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Selasa (25/2) membenarkan soal penemuan menu ayam goreng yang masih mentah tersebut. "Iya, kejadiannya pada hari Rabu (19/2) lalu," kata Hamuli.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan menu ayam yang masih mentah tersebut disajikan pihak satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) Waingapu pada hari ketiga pelaksanaan MBG di Sumba Timur yakni pada Rabu (19/2).

Siswa tersebut, kata Hamuli, diberitahu teman lainnya untuk memeriksa terlebih dahulu daging ayamnya yang akan disantap, karena sebelumnya siswa tersebut sempat mendapati daging ayam yang sudah dikonsumsinya masih mentah di bagian dalamnya.

"Coba kamu lihat, buka dulu kamu punya kotak makan begini ada dapat ini daging (mentah) jadi siswa tersebut buka (kotak makanannya) jadi terlihat dagingnya masih kelihatan merah di bagian dalam," kata Hamuli menirukan ucapan siswa itu.

Karena merasa daging ayam itu masih belum matang, siswa tersebut tidak jadi mengonsumsi makanan tersebut. "Karena dilihat oleh siswa lainnya (Melihat ayam yang masih mentah), sehingga anak-anak langsung merasa mual," ujarnya.

Para siswa kemudian melaporkan tentang temuan ayam yang masih mentah tersebut ke guru kelas mereka. Guru itu kemudian meminta siswa membuka kotak tersebut dan menunjukkan menu ayam yang masih mentah tersebut lalu divideokan dan di foto sebagai barang bukti.

"Ibu guru ini masih sempat menyuruh anak tersebut coba kamu buka lalu buka dagingnya ibu guru juga video dan foto sebagai barang bukti," kata Hamuli.

Guru tersebut kemudian membawa kotak makanan tersebut ke kepala sekolah untuk menunjukkan daging mentah tersebut. Temuan itu menjadi viral karena diunggah oleh guru kelas siswa tersebut.

Setelah viral pada hari itu juga datang pihak SPPG dan mengkomplain dan mempertanyakan kenapa kasus tersebut harus di posting ke media sosial. "Jadi wali kelas ini setelah lihat daging berdarah langsung posting (ke media sosial)," tutur Hamuli.

Usai viral, kata Hamuli, pihak vendor sebagai penyedia MBG bersama beberapa aparat keamanan mendatangi sekolah tersebut untuk mempertanyakan kenapa pihak sekolah harus memposting ke media sosial.

Saat itu juga pihak vendor membantah jika kotak MBG tersebut bukan milik SPPG."Jadi seolah-olah kami sekolah merekayasa dan memberi pewarna lagi ke itu makanan," ujarnya.

Dia menyampaikan bahwa usai hal tersebut, pada Kamis (20/2) juga ditemukan adanya rambut yang ditemukan dalam kotak makanan yang terselip dalam nasi dari MBG yang dibagikan.


Read Entire Article
Berita Olahraga Berita Pemerintahan Berita Otomotif Berita International Berita Dunia Entertainment Berita Teknologi Berita Ekonomi